Sejauh
ini keadaan saya dan teman-teman alhamdulillah sehat, semangat tak
kendor, bahkan banyak canda dan mulai saling kenal satu sama lain.
Saling mengenal itu penting dong, hehe. Meskipun nanti akan ada yang ke
Sorong dan ada yang ke Wamena. Sesama Wamena juga akan di pencar lagi.
Saya sih berharapnya nanti akan sering bertemu dengan sesama Wamena
selain kunjungan sebanyak 3 kali yang memang agenda dari pengurus
program.
Yang jadi bahan pikiran sejak hari pertama, apakah saya tahan perjalanannya nanti.
Perjalanan akan di laksanakan setelah prakondisi yang berlalu 12 hari dan pelepasan pada tanggal 26 Sore.
Samarinda -Balikpapan (Bus)
Nah, jam 10 malam penerbangannya, 27 Agustus 2014
Balikpapan - Jakarta - Jayapura - Wamena. Kerpikiraan akan 9 jam atau lebih.
Kita
akan berada di Jayapura sekitar jam 6 pagi. Dan penerbangan ke Wamena
harus di lakukan sebelum semakin siang karena akan berkabut. Katanya,
kami akan melewati antara gunung-gunung. Wah,
Terlepas
dari semua keadaan yang ada nanti, bertentangan dengan yang
terperkirakan atau 80% mirip, tentu doa dan mengmaksimalkan kinerja
sebagai tim pencerdas bangsa yang tak terlepas dari diri ini.
Saat
ini yang saya lakukan, mengumpulkan berbagai informasi dari berbagai
media selain informasi dari prakondisi ini sendiri. Kami belum tau pasti
akan di tempatkan di daerah yang seperti apa dengan keadaan sarana dan
prasarana pendidikan yang seperti apa, bagaimana minat mereka terhadap
pendidikan? karena kepala dinas dari papua tidak jadi datang di acara
pembukaan kemarin dan akan datang di hari terakhir prakondisi. Tetapi,
secara umum atau garis besar kami diberikan gambaran-gambaran bagaimana
sebebnarnya kehidupan orang papua, kami mendengarkan cerita-cerita dari
pengelolah yang pernah kesana, kami membaca testimoni kakak-kakak yang
sedang di tugaskan di sana. Ya, hingga saat ini saya terus berpikir
positif untuk segala hal.
---Oia,
selama prakondisi ini. Kami (seluruh peserta wanita --33 orang) di
tempatkan di asrama yang sama, dengan jumlah penghuni setiap kamar 4
orang. Dan yang di lalui menurut saaya,
1. Menumbuhkan rasa perduli, berbagi, toleransi dan komunikasi yang baik sesama peserta.
2. Belajar menilai karakter seseorang
3. Melatih disiplinan, contoh kegiatan bangun pagi, makan teratur, izin, absen seblum pergi dan saat datang,
4.
Melatih kebiasaan berjalan. Karena sebagian dari luar kota, bahkan ada
dari universitas lain selain UNMUL, barang-barang keperluan yang akan
dibawah ke Papua sudah di kamar masing-masing, tidak ada yang memiliki
kendaraan pribadi. Karena itu setiap pagi kami beramai-ramai berjalan
kaki menuju acara yang berada di atas bukit, bgeitu pula saat pulang ke
asrama. Hehe, sampai hari ke-3 ini, saya masih biasa-biasa saja, tidak
letih.
5. dll,

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Salam kenal. Semoga bermanfaat. Thanks atas kunjungan dan komentarnya.