Hai, pengunjung blog Nurmi. Kali ini Nurmi mau nulis review film yang semalam baru ditonton. Film ini belum terlalu lama keluar, masih tahun ini, 2016. Tepatnya tanggal 14 bulan Mei.
Pertama tertarik nonton film ini karena aktor dalam film ini Takeru Satoh. Heheh, Nurmi salah satu fansnya. Yang suka nonton film-film Jepang pasti nggak asing lagi sama sosok ini. Cowok yang lahir 1989 ini lebih terkenal dengan Himura Kenshin. Oia, filmnya cukup banyak loh guys jika kalian pengen nonton. Kali ini Nurmi nulis review film yang Nurmi suka banget disetiap bagian dalam film. Ah, gomen ne, Nurmi kebanyakan bacot. Mari kita kupas tentang film sedih ini.
Judul Film ini "Sekai Kara Neko Ga Kieta Nara". Bahkan lagu ending film ini sangat mendukung cerita sedih film ini. Lagu penutup "Hizumi". Membuatku semakin yakin ini film Jepang tersedih di 2016.
Sebenarnya film ini simple, terkesan sederhana tapi makna ceritanya dalam dan berhasil bikin saya nangis.
"Jika kucing menghilang dari dunia, bagaimana dunia akan berubah?Jika aku menghilang dari dunia ini, siapa yang akan sedih untukku? Kau mungkin tidak percaya, tapi semuanya ini benar-benar terjadi padaku. Dan tak lama lagi, Aku akan mati. Surat ini adalah surat terakhir yang saya tulis untukmu. Dan ini keinginanku."
Ya ampun. Kalimat pembukanya aja udah sedih gini.
![]() |
| Moment bersama kucingnya :) |
Eh, Disini kisahnya si tokoh utama ini lagi kena tumor otak, sesuai novelnya pemuda yang bekerja sebagai tukang pos. Kemungkinan hidupnya hanya sebentar, kira-kira cuma seminggu.
Mengetahui hal menyakitkan tersebut, ia jadi terbayang bagaimana
sedihnya orang-orang di sekitarnya seperti ayah, teman, serta orang
yang ia cintai merasa kehilangan saat ia meninggal. Saat ia itulah muncul sesosok “iblis” yang wujudnya sangat mirip dengan dirinya,
menawarkan sebuah pilihan menggiurkan. Iblis tersebut berkata dapat
memperpanjang hidupnya dengan syarat menukarkan sesuatu yang ada di
dunia sebagai gantinya. Sesuatu tersebut akan menghilang dan tidak akan
diingat orang yang berhubngan dengan hal tersebut.
Oia, surat yang dimaksud di sini
tulisan mamanya sebelum meninggal. Dan,surat yang dia tulis diakhir cerita untuk ayahnya.
===
Intinya sih, film ini menceritakan.
Seandainya kita akan mati. Hal apa yang paling ingin kita lakukan? Apa
kah kita mengorbankan hal berharga hanya untuk bisa hidup lebih lama?
Meski sehari saja? Relakah kita hidup tapi mengorbankan hal tersebut?
Termaksud kehilangan yang paling disukai, sahabat, kekasih, keluarga dan
segalanya selama ini, termaksud kenangan.
===Itu menurut Nurmi. Bagaimana menurut kalian yang sudah nonton film ini?
Film ini diadopsi dari novel Kawamura Genki yang berjudul sama, atau bisa juga dikenal dengan judul Seka Neko.
Permintaan iblis yang pertama adalah menghilangkan ponsel dari dunia. Jadi Sato diberikan kesempatan untuk menelpon seseorang terakhir kalinya. Dia bingung, apakah ia akan menelpon bapaknya. Namun, tidak jadi, ia mengenang masa kecilnya. Ketika pertama kali menemukan kucing disaat hujan, dan mengendap-ngendap masuk kerumah karena bapaknya sedang bekerja di bagian depan (memperbaiki arloji).
Namun sang ayah, mendengar percakapannya dengan ibunya. Saat itu Sato sedang membujuk agar sang kucing boleh menginap semalam saja. Sang ayah menghampiri. Nurmi kira akan marah atau melarang, tapi ternyata hanya memberikan arloji yang sudah diperbaiki ke ibu Sato dan tanpa kata kembali bekerja.
Ibu Sato bukan tak ingin memelihara kucing, hanya saja ia alergi kucing. Namun, sang ibu tetap membiarkanya memeliharanya, agar dia juga mencoba terbiasa dengan kucing. Eh, malah kucingnya akrab dengan sang ibu. Ah, manis banget.
Setelah terbangun, ia mengelus kucingnya (kucing ayahnya yang diberikan kepada ibunya), ia melihat album foto, beberapa foto termaksud fotonya bersama ibu dipantai yang blur, karena ayahnya yang memotret sedang menangis.
Kemudian, ia menemui sang mantan kekasih. Cie cie cie....
Mereka mengobrol di cafe, dan mengenang beberapa hal. Sang gadis sempat bertanya apa yang disembunyikan Sato karena terlihat murung dan melamun, ia menjawab bahwa giginya tadi pagi copot.
Dibeberapa adegan ada kesan manis, seperti tanpa sengaja perkenalannya dengan sang gadis yang salah sambung telpon dan akhirnya mereka mengobrol tentang film yang ditonton Sato karena sato tanpa sengaja membesarkan volume TV padahal berniat mengecilkan.
Kemudian mereka bertemu di kampus dan pergi menonton bersama. Sato dikenyataanya adalah sosok pendiam meskipun ditelpon iya banyak bicara.
Selama bertemu dengan mantannya. Sempat mengingatkan untuk Sato menemui ayahnya, karena sejak kematian ibunya ia tidak pernah menemuinya. Saat itu Sato mengingat lagi, detik-detik terakhir ibunya meninggal. Saat itulah ia marah pada bapaknya karena tidak cepat datang malah memperbaiki arloji dan memberikan pada ibunya saat sudah tiada.
Guys, saat ending, Nurmi baru tau bahwa arloji saat sato menemukan kucing, saat ibunya meninggal juga merupakan arloji yang diberikan bapaknya saat Sato lahir. Ah, kasih ayah memang susah diungkapkan ya guys.
Mekipun begitu, Sato sempat tertawa bersama dengan mantan pacarnya karena mengenang betapa menyenangkanya kehidupan mereka dulu. Dan, guys. Sato keceplosan loh, nanya kenapa mereka dulu putus.
"Kita putus bukan karena saling benci. Tapi itu, terjadi kadang-kadang."
Jawabannya tersirat banget ya guys. Tapi menurut Nurmi, karena saat itu mereka mulai berbeda pendapat. sejak kejadian kematian teman mereka.
Guys, saat ending, Nurmi baru tau bahwa arloji saat sato menemukan kucing, saat ibunya meninggal juga merupakan arloji yang diberikan bapaknya saat Sato lahir. Ah, kasih ayah memang susah diungkapkan ya guys.
Mekipun begitu, Sato sempat tertawa bersama dengan mantan pacarnya karena mengenang betapa menyenangkanya kehidupan mereka dulu. Dan, guys. Sato keceplosan loh, nanya kenapa mereka dulu putus.
"Kita putus bukan karena saling benci. Tapi itu, terjadi kadang-kadang."
Jawabannya tersirat banget ya guys. Tapi menurut Nurmi, karena saat itu mereka mulai berbeda pendapat. sejak kejadian kematian teman mereka.
Saat Sato mengantarkan mantannya kembali ke tempat kerja yang merupakan tempat tinggalnya juga. Sang mantan menyuruhnya memperbaiki giginya. Sato malah mengucapkan,
"Terima kasih untuk hari ini."
"tentang perumpamaan sebelumnya. Aku rasa, aku tidak ingin ponsel menghilang dari dunia karena jika tidak ada ponsel kita tidak akan bertemu satu sama lain."
"Benar juga, tapi sebanarnya..... aku akan segera mati..."
Setelah tau, malamnya sang mantan mengirim surat ibunya, satu pulang dengan kereta. Namun, sang iblis muncul dan menghilangkan ponsel. Sato berlari menemui sang mantang, ternyata benar bahwa ia tidak mengenali Sato.
===
Sedihnya nggak cuma di situ guys.
Kali ini si iblis meminta imbalan menghilangkan film dari dunia agar umurnya bertambah 1 hari.
Sato bertemu dengan sahabatnya karena satu kelas, dan memulai obrolan dengan bertanya tentang film Tsutaya (kebiasaan Sato memanggilnya, karena menganggapnya seperti Tsutaya) padahal namannya Tatsuya. Keesokannya setelah perkenalan mereka, Tatsuya setiap hari membawakannya film-film, kebetulan ia punya tempat rental film.
Eh, bikin
haru saat dia nanya ke sahabatnya. Jika dia akan mati film apa
yang akan direkomendasikan jadi tontonan terakhir. Tanggapannya itu
bikin gimana gitu. Sedih nontonya, kata-katanya keren. Ada adegan Tatsuya yang mengobrak abrik tempat rentalnya karena tidak bisa menemukan film terakhir yang ingin dia berikan. Ah, ternyata memang sedih ya kalau kita kehilangan, baru tau aja rasanya menyakitkan apalagi saat benar-benar terjadi.
Ya, akhirnya film menghilang, dan Tatsuya tidak mengenalinya lagi, tempat rentalnya berubah toko buku.
====
Di film ini juga adegan kematian teman (teman yang menjadi traveller) yang ketabrak dan mati saat mereka sedang berlibur diluar neger diluar negeri. Setelah itu ada adegan ceweknya teriak di dekat air terjun "Bahwa ia akan menjalani hidup." Mungkin maksudnya apapun yang terjadi dia akan hidup, berusaha untuk hidup, mungkin hidup lebih baik. Hehehe
Selama mereka berlibur, Toumo mengajak mereka jalan-jalan termaksud melihat jempatan yang digunakan untuk pembuatan film. Dan malam sebelum mereka berpisah, si cewek nanya alasan untuk Toumo menjadi traveller dunia.
"Jika menjadi traveller, kamu akan tau bahwa dunia ini penuh dengan kekejaman. Tapi disamping itu, kamu juga akan menyadari bahwa ada begitu banyak hal yang indah."
Sato malah nannyanya tentang tidak adakah rencana pulang ke Jepang. Bagi Toumo 18 tahun sudah cukup baginnya hidup di Jepang. Namun Sato berandai jika akan mati dan memutuskan tempat terakhir untuk menghabiskan waktu. Toumo tidak pernah berpikir begitu. Eh besoknya stelah berpamitan, dia mati ketabrak.
Maut memang enggak tau kapan dan dimana ya Guys. . .
SELANJUTNYA ARLOJI YANG MENJADI PERMINTAAN IBLIS UNTUK DIHILANGKAN, LALU KUCINGNYA.
Ah, makin sedih Guys. . .
Ah, makin sedih Guys. . .
Nonton deh biar tau cerita lengkapnya. Bagaimana selanjutnya? Kalian harus nanton. Masih ada 40 menit dari kisah difilm ini yang tidak saya jabarkan. Rasanya tulisan ini sudah terlalu panjang. Heheh
HIKMAH yang dapat diambil dari film ini
- Sekaku apapun ayah. Pasti sayang sama kita.
- Jika ingin mendapatkan sesuatu kita harus kehilang sesuatu pula
- Hanya karena takut kehilangan atau menghilang, jangan biarkan diri kita takut menghadapi kenyataan.
- Selama ada cerita yang bagus, selalu ada seseorang untuk diajak berbicara. sahabat, keluarga.
- Hidup itu berharga tapi apalah artinya jika kita kehilangan segalanya.
- Kematian tidak ada yang tau Guys. Bagaimana dan di mana.
- Seberapa kuat kita tidak menginginkan sesuatu pasti akan terjadi juga jika itu sudah takdir.
===
Surat ibunya so sweet banget dan kata-katanya keren. Penuh nasehat dan makna.
Jadi meski ini film sedih, endingnya happy. Menurut saya.
"Terima kasih. Terima kasih karena telah terlahirkan ke dunia." Kalimat ayahnya penutup film.
#Retasu (kucing waktu ia kecil, ibunya yang memberi nama)
#kyebetsu (kucing yang ayahnya memberikan dan memberikan namanya)
DAN TERIMA KASIH TELAH BERKUNJUNG
MEMBACA POSTINGAN DI BLOG INI, JANGAN LUPA TANGGAPAN DAN KOMENTARNYA YA.
ARIGATOU ....
:) :D












Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Salam kenal. Semoga bermanfaat. Thanks atas kunjungan dan komentarnya.