Jumat, 01 November 2013

Seseorang

Sungguh luar biasa perasaan manusia satu itu, aku tersenyum sendiri memikirkannya. Terkadang begitu sulit dimengerti namun kadang begitu mudah. Tak disangka-sangka perasaan tulusnya namun tak terduga kebenciannya. Bencinya padaku yang tak pernah  membiarkanya rela meninggalkanku. Tak pernah diharapkan kesedihanya. , tetap selalu ada senyum manis menghiasi akhir badai hidupnya. Aku iri akan ketegaran dan kekokohannya.

Mengejar tanpa henti, berlari tak tertahan, kemudian seenaknya melangkah mundur, muncul sesekali memperjelas gambar yang mulai pudar, Lalu pergi dalam diam. Membuatku benci hari-hari sepi tanpa hadirnya. Saat aku murka dan memaki dalam lamunanku, seperti angin sejuk ia datang tersenyum begitu manis. Aku terpaku mmebungkam, antara marah dan terharu...


Kamis, 24 Oktober 2013

Tuntutan Kerja

Sesosok gadis imut terkapar di balik selimut. Cuaca hari ini nampak begitu serasi dengan kondisi fisik sigadis, mendung dan dingin. Kondisi yang pas --dalam memperparah flu yang sudah sejak kemarin menggelayuti imut nan mungil si gadis.

Setelah berulang kali bersin, dan berulang kali pula mengusap hidungnya yang meler, gadis itu menarik kembali selimutnya. Pening mulai mengganggu. Mungkin karena dehidrasi. Ha? Dehidrasi karena dehidrasi. Konyol sekali.

"Sis. Dicari bos."

Si gadis hanya menggelinding  demi menjawab panggilan dari rekan kerjanya barusan. Wait a minute, Please..

"Mba. Di cari ibu."

Hell! Kali ini gadis itu langusng melompat bangun--Yeah, yang memanggil kali ini cowok ganteng yang --sayanganya terpaut usia 10 tahun lebih mudah.

Gadis itu bergegas mengambil kacamata, ponsel, note kecil dan pulpen.

"Kerja. Kerja." Ucapnya.

Senin, 21 Oktober 2013

Sakit dan Aku Takut


Miamie melirik jam tanganya. Saat itu angka 7 yang berada di ujung jarum jam. Miamie berjalan pelan melalui jalan kecil menuju taman. Ia duduk di bangku dan menatap jauh ke depan. Ini masih sangat pagi bukan untuk menggalau? Namun sayang sepertinya rasa takut masih menyiksanya. Rasa takut yang seenaknya membuat pikirannya terfokus pada masa depan yang lumpuh dengan ketidakberdayaan. Seperti itulah keadaannya saat ini.

Miamie pernah bercerita pada seseorang bahwa ia ketakutan.
"Aku takut tangan ini belum bisa melakukan apa-apa untuk membuatku puas melijat orang-orang yang ku sayangi tersenyum bahagia." Begitu kata-katanya saat itu.

Pagi ini gadis penyuka warna biru-putih bak langit cerah itu masih memikirkan hal yang sama. Miamie menarik napas dan menghembuskannya perlahan. Manik matanya beralih menatap jari-jemarinya yang sedikit ia gerak-gerakkan. Keningnya mengkerut menahan sakit. Tangan kirinya meraih pelan tangan kanannya yang mulai mati rasa, tangan kanan itu terletak di atas paha sejak lima belas menit lalu.

Miamie menatap dalam diam, detik ke sebelas ia sengaja menekan pergelangan tangannya dengan kuat.

"AHHH...." Pekiknya merasa sakit dan meneteskan air mata.

Story By : Nurmiati, 21 Okt 2013

Sabtu, 17 Agustus 2013

Dirgahayu Bangsaku "68" + Selamat Ulang Tahun Ibuku "42"

Kalau 17 Agustus, ingat KEMERDEKAAN bangsaku dan tentu ingat ULANG TAHUN guru PPKN yang sudah seperti ibuku.
===
Dirgahayu BANGSAKU...
*Entah mengapa tiba- tiba saya bingung mau ngomong apa tentang bangsa ini. Saya hanya berdoa dari lubuk hati terdalam, mengharap yang terbaik untuk bangsa ini. AMIN.
===
Selamat ulangtahun IBU 'Nurliani'. Guruku. Ibuku.
Semoga menjadi ibu yang semakin luar biasa. Menjadi wanita terbaik dan  yang menginspirasi untukk keluarga, murid-murid, dan bangsa ini. 
Semoga sehat selalu dan sukses selalu. AMIN.


*Sekalian saya mau "Mohon maaf lahir batin". Maaf saat lebaran tidak kerumah karena saya sakit. Saat mau ke Samarinda ibu ke Penajam, kata abang iyat sama abang arik. Salam untuk ayah dan ade syifa juga.

:)

Minggu, 11 Agustus 2013

Film Playful Kiss


Suka cowok seperti karakter Oppa KHJ di film ini, meskipun terlihat cuek namun perhatian dan sayang. :)

Seorang gadis SMU Bernama Oh Ha Ni, yang diperankan oleh Jung So Min yang berada dikelasnya, naksir pada laki-laki populer dan jenius bernama Baek Seung Jo yang diperankan oleh Kim Hyun Joong sejak melihat di hari pertama.

Ha Ni memutuskan untuk mengakui melalui surat, tetapi ditolak. Seung Jo mengatakan kepadanya bahwa ia membendi anak perempuan bodoh. Gempa ringan yang merobohkan rumah Ha Ni membuat sementara rumah akan dibangun kembali, Ha Ni dan ayahnya yang diperankan Kang Nam Gil menginap di rumah teman masa kecil ayahnya, yang kebetulan adalah ayah Seung Jo. 

Mereka berdua harus hidup bersama dalam senang dan kekacauan yang terjadi, Ha Ni memcoba untuk medapatkan hati Seung Jo. 

Bagaimana kisahnya? silahkan nonton filmnya :)








*****Thanks atas kunjungan dan komentar blognya...

Selasa, 30 Juli 2013

30/07/2013

Hari ini kegiatanku di mulai dari jam 6 pagi. Menindak lanjutin kegiatan kemarin dan semalam yang tertunda.

Oia, hari ini ada sahabatku yang seminar 2 (pra PENDADARAN). Yah, sebagai teman baik saya membantu yang mampu saya lakukan. Cukup sibuk juga, ikut dek-dekan dan sedikit khawatir juga. Alhamdulillah semua terlalui dan terbayar dengan senyuman.

Chukka yoo my friend :)

~ Banyak teman yang lain juga berkumpul hari ini. Banyak yang seminar 1, seminar 2, pendadaran (dadar gulung kami menyebutnya). Ada kakak - kakak tingkat juga yang baru star bersamaan dengan kami. Mungkin mereka sempat terjangkit virus galau atau jenuh sehingga tak menyadari begitu banyak waktu yang terlewati. Banyak canda, senyum, tawa, suka-duka yang terlukis hari ini anatar segala pihak.

#Yah doakan saya juga, setelah lebaran Idhul Fitri ini siap lahir batik, otak, material, untuk menyusul mereka yang sudah sukses (AMIN)

*Sedikit pelajaran hari ini.
Tak harus terburu oleh perasaan - perasaan yang berlebihan dari diri sendiri sehingga membuat segalanya tertunda dan bumerang.
Tak harus memaksakan diri untuk sama atau lebih dari orang lain jika memang tak suka. Baiknya ikuti alur dan hati saja lah ! yang penting tak membiarkan segalanya berdebu dan tak terpedulkan.
Tak perlu terburu-buru, santai tapi serius itu menyenangkan dan melegahkan.
Tak perlu selalu melakukan hal luar biasa agar di kenal dan di kenang, hal kecilpun jika tulus itu lebih berharga.

Minggu, 07 Juli 2013

Pemanfaatan Teknologi Dalam Pendidikan


Ini foto saya ketika mengajar fisika menggunakan media komputer untuk menjelaskan materi kepada siswa

1. Teknologi Dalam Pendidikan

     Berdasarkan beberapa pendapat , saya menyimpulkan. Teknologi merupakan penerapan (aplikasi) dari sains yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia dan mempercepat pencapaian tujuan dari setiap kegiatan yang akan dilakukan. Sedangkan pendidikan diartikan secara sempit (formal) maupun nono formal. Pendidika secara alternatif sebagai usaha yang dilakukan oleh keluarga, masyarakat dan pemerintah melalu kegiatan bimbingan, pengajaran, datau letihan yang berlangsung di sekolah dan luar sekolah sepanjang hayat untuk mempersiapkan peserta didik dapat memainkan peran dalam berbagai lingkungan kehidupan secara tepat di masa yang akan datang.

     Teknologi dalam pendidikan mencangkup setiap kemungkinan sarana (alat) yang dapat digunakan untuk menyajikan informasi dalam pendidikan dan latihan. Ellington (1989) menyatakan  bahwa teknologi dalam pendidikan pada dasarnya adalah apa yang oleh teknologi pendidikan populerkan dengan alat bantu pandang dengar (audiovisual). Selanjutnya di kembagkan dalam pembelajaran untuk mecapai tujuan pembesaran tertentu. Teknologi dalam pendidikan merupakan perpaduan Aspek Teritis Dalam Pendidika, Aspek Perangat keras, dan Aspek Perangkat Lunak.

2. Pemanfaatan Teknologi Dalam Pendidikan.

      Penggunaan teknologi pendidikan telah berjalan lama sesuai perkembangan dan aspeknya. Eric Hasby membagikan renovasi dalam pendidikan menjadi empat, yaitu; pertama, saat masyarakat mendifinisiasikan peranan orang dewasa. Kedua, digunakannya tulisan sebagai sarana pendidikan. Ketiga, ditemukannya mesin cetak. Keempat, penggunaan teknologi canggih sebagai pekembangan bidang elektronik. Dari yang dialami ternyata terdapat hubungan timbal balik antara teknologi dan pendidikan, hal ini lebih khusus lagi dengan teknologi komunikasi.

    Kecenderungan pendidikan yang dikaitkan dengan perkembangan teknologi komunikasi dekemukaan Miarso dan Iskandar (1974) sebagai berikut :

a. Kecenderungan pendidikan sepnjang jaga
b. Pendidikan gerak cepat tetapi tetap
c. Pendidikan yang mudah dicerna dan diresapi
d. Pendidikan yang memikat hati
e. Penyebaran pusat pendidikan
f. Pendidikan mustari (tetap saat penyampaiannya)
g. Pendidikan yang murah

       Kegunaan teknologi dalam pendidikan dinyatakan Komisi Instrusionla AS, sebagai berikut:
a. Meningkatkan produksivitas pendiidikan
b. Memungkinkan pendidikan individual
c. Memberikan dasar yang lebih ilmiah terhadap pengajaran
d. Lebih memantapkan pengajaran
e. Memungkinkan belajar seketika
f. Memungkinkan penyajian pendidikan lebih luas dan merata

       Agar penggunaan teknologi dalam pendidikan tepat sasaran, maka pengelolahan pendidikan harus mengetahui klasifikasi teknologi dalam pendidikan, di antaranya : teknologi tingkat rendah, media audiovisual, format komputer, telekomunikasi dan teknologi lunak.

3. Implementasi Teknologi Dalam Pendidikan

Implementasi teknologi dalam pendidikan dapat dilihat pada sektor bertikut:
a. Pendidikan Dasar dan Menengah, teknologi diharapkan mempengaruhi pengikatan motivasi, menguatkan       pengajaran, meningkatkan lingkungan psikologi di dalam kelas.
b. Pendidika Tinggi, penggunaan teknolohi dimaksudkan untuk merasakan dan memotivasi mahasiswa dalam     mengembangkan intelektualnya sehingga dapat mengembangkan penelitian dan pengembangkan ilmu baik     teoritis maupun penerapan.
c. Belajar Jarak Jauh, menyediakan media perantara antara pelajar dengan lembaga pendidikannya
d. Pendidikan Luar Biasa, berfungsi sebagai alat bantu bagi anak-anak yang mengalami kelainan
e.Pendidikan dan Latihan, berpengaruh langsung terhadap persiapan tenaga kerja yang semakin kompleks        untuk menghasilakn tenaga terampil
f. Dalam Pendidikan Matematika, hal ini berkaiatan dengan program-program yang telah disiapkan, alat            peraga dan penyelesaian soal-soal.
g. Dalam Pendidikan Sains, berupa aplikasi program komputer dan sistem permodalan
h. Dalam Pendidikan Bahasa, berkaitan dengan penulisan, mendengarkan, telekomunikasi, dan lainnya.

Kesimpulan :
Teknologi dalam pendidikan merupakan bagian dari konsep teknologi , berupa media untuk memperlancar kegiatan instruksional. Potensi penggunaan teknologi dalam pendidikan berkaitan dengan usaha peningkatan produktivitas pendidikan, memungkinkan pendidikan bersifat individual, cepat dan lainnya. Implementasi teknologi dalam pendidika hendaknya selektif sesuai konteks dan karakteristik pelajar dan tingkat kognitifnya.

===
Terima kasih kunjungan anda. Silahkan tingggalkan saran dan komentar!

Sabtu, 15 Juni 2013

Terimakasih Bantuan dan Kebersamaan selama PPL 2 di MA Darul Ihsan Samarinda

-15 Juni 2013-

Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu selama proses PPL 2 ini, selama 1 semester. Terima kasih atas pelajaran bermakna yang kami terima. Kata sederhana yang terucap dari kati yang paling tulus 'MAAF' selama menjadi mahasiswa PPL di sini ada salah dan hilaf, disengaja ataupun tanpa sengaja.

Khusus adik-adik satri yang kami sayangi. Teruslah belajar. Karena belajar tidak terbatas. Belajar bisa dimana saja kapanpun dan dari hal sekecil apapun. Carilah ilmu yang bermanfaat...

Arigato gozaimastu...



--
Selama menjadi mahasiswa PPL di sekolah ini, aku bisa menghemat untuk dari segi makanan karena sekolah ini setiap harinya ada acara makan siang bersama saat jam istirahat.
Makanan yang dinikamti oleh seruh staf sekolah, dari kepala sekolah hingga pengurus TU dan kami mahasiswa PPL ini di masak oleh kami sendiri. Sekolah ini tidak terlalu luas namun menurutku suasana di sekolah menyenangkan. Memang ini sekolah semi pesantren. Eh, tadi bahas makanan ya. Em, sekolah ini punya dapur sendiri, punya peralatan sendiri. Yang buat saya senang lagi, menu di sini berganti-ganti sesuai requets bersama atau keinginan yang piket. 
Ini menjadi pembelajaran sendiri, yang menurutku nggak dirasakn oleh teman di sekolah lain. Melalui satu kegiatan ini, yang cowok yang ogak memasak juga jadi mau--setidaknya jika malas/telat datang bisa bantu cuci piring atau siapkan buah atau hal lain--membuat teh misalnya, hehehe. Teman yang mengaku tidak bisa memasak/jarang memasak juga harus melakukan, bergantian berbelanja. Kita bisa belajar banyak kan.
Tapi nggak selalu kita masak loh, paling seneng kalau ada acara, makanan melimpah tanpa harus datang sangat pagi dan memasak harus selesai sebelum bel masuk.


Menjadi Ahli


 
Beberapa moment kebersamaanku dengan muridku
--
Tak sedikit orang yang mengeluh jika mengajar anak SMA atau setingkatannya. Selain karena alasan mereka remaja yang masa emosinya tinggi, malasnya tidak ketulunga, atau apapun alasannya untuk menjadi masalah di sekolah. Tapi tak sedikit juga siswa yang menyenangkan di tingkatan ini. 

Mereka enak dijadikan teman, maka jadilah teman mereka tetapi jangan sampai mereka menyepelekan, tidak menghormati, dan bersikap seperti teman sekolah. Kita guru memang harus serba bisa, menjadi pendidik dan pengajar sekaligus menjadi contoh. Termaksud menjadi teman siswa yang serba mengetahui keadaan mereka. 

Selama PPL di sekolah ini, aku berusaha untuk tidak menjadi sosok yang terlalu kaku, jadi tetap bertindak dan bersikap layaknya guru. Bersahabat dengan murid agar mengerti kemauan mereka dan mempertimbangkannya untuk kelancaran proses pembelajaran.

Selain fisik yang kecil membuatku seolah tampak seumuran mereka, aku memang tidak suka dengan proses pembelajaran yang dipaksakan. Lagipula proses PPL ini benar-benar kumanfaatkan sebagai pembelajaran diri menjadi guru yang baik dan profesional. 

Dengan melakukan yang terbaik akan menghasilkan hasil yang baik dan maksimal. Ya. Aku merasa senang saat menjadi guru sekaligus teman yang berharga. Anak-anak itu bisa belajar, bercanda dan bercerita padaku tanpa takut dan  sungkan namun tetap menghormati sebagaimana seorang guru. Begitu juga diluar lingkungan sekolah. Mereka tetap melakukan itu. 

"Sesungguhnya menjadi seorang pendidik. Ketulusan, kebaikan, senyum, usaha dan harapanlah yang menentukan sebuah proses berhasil atau tidak."--by Nurmi
Thanks juga kak Asih, guru pamong selama mejalani PPL ini. Bimbingannya sangatlah membantuku. Belajar menghadi masalah siswa, belajar membuat perangkat pembelajaran dengan baik. Mempersiapkan pembelajaran, ulangan, ujian, dll. Gomawo---terima kasih.

Dan,
Untuk teman-teman PPL yang aku banggakan. Tidak terlalu lama kebersamaan kita namun tidak bisa dikatakan sebentar. Terlebih setiap hari bertemu. Semoga seterusnya masih bisa saling mendukung dan terus komunikasi. Sukses terus ya kawan. #Amiiin
Kelompok---Kompak

06 Februari 2013 menjadi hari pertamaku di sekolah ini dan mendapatkan banyak ilmu dan bersyukur bisa berbagi ilmu dengan siswa-siswi. Menjalani hari dengan kebersamaan yang hangat.
Thanks by Mahasiswa PPL 2 UNMUL 2013

Senin, 20 Mei 2013

Good Night

Seluruh mata menatapnya meskipun ia tak menyadarinya. Mungkin si-gadis biru hanya' berpura -pura' begitu pikiran mata - mata itu. Tapi faktanya ia memang terlalu cuek untuk membiarkan matanya menjama setiap hal di dekatnya.

Sempat terfikir untuk menghentikan segalanya. So, bukan gadis tangguh namanya jika menyerah. Janji itu hutang, dan hutang harus dibayar. Ia menyadari itu. masih dengan keberanian yang tak kalah tinggi gunung himalaya. Ia bertutur kata layaknya bukan dirinya.  Ueehh, itu sedikit berlebihan. Ia ingin muntak jika itu adalah dirinya yang sesungguhnya. Ia menikmatinya. Tak di pungkuri ia menimati perannya. 

Gadis Chubby itu mengucek matanya, berdiri menuju meja kecil tempat cemilan. Ia menggenggam segelas air dingin dan kembali terpaku di depan benda biru itu, si'Blue'.

Upssssssss... Keningnya mengkerut berpikir sesuatu. 'Hilang' gerutunya kesal. ia menyangka dirinya yang mengantuk dan salah lihat. tapi itu fakta, benar menghilang. Kertas coretanya menghilang. Di bongkarnya seluruh tumpukan kertas itu. Hasilnya nihil. Okey bye-bye.

Demi melanjutkan kesenanganya ia menulis ulang dengan hati - hati. Kesenangan? Kesenangan yang membingungkan maksudnya. 

Biarkan saja mata - mata itu tetap berfungsi. Gadis pecinta novel itu memejamkan mata dan menarik nafas dalam. 'Apa mereka akan mengangguku nanti jika bosan mengintip di tembok kamarku' Terlintas di benak gadis yang mengunyah roti sisa kemarin itu. Biarkan saja. Itu hanya untuk saat ini. Dan anggap ini permainan. Jika kau lari maka kau akan kalah. Ia meremas jari- jarinya. Ktek..ktek.. terdengar punyi letih menulis.Sesekali diriliknya ponsel yang bersinar. Orang - orang itu menyuruhnya tidur. Kata - kata mereka manis pada gadis itu. Mendoakan dan mengucapkan malam. namun tetap senyum ibunya yang terbayang di wajah gadis itu.

"Good Night Mom," ucapnya tulus mengirim ucapan itu untuk seseorang di seberang sana.

Tupumkan kertas itu telah benuh dengan tulisan rapi gadis itu. Ya, cukup rapi untuk seseorang yang sedang bingung, dan entah ingin melakukan apa. Ia menikmatinya. Sesekali ia memang harus melakukan hal seperti ini. jangan selalu jadi seseorang yang hanya berniat tapi tak bertindak.


"Wahh, Finish job." Pekiknya begitu senang.


......

.....

....




.
.
.


....

....

....


Ia melirik jam tangan biru miliknya.Tak ingin terlalu memikirkan ke-anehan dan ke-polosnya hari ini, ia memilih untuk terlelap. Ia menghempaskan diri pada kasur berbalut seprai hijau kesayanganya. Berdoa. Dan terlelap memeluk boneka Dholpin miliknya. hadia dari seseorang. Ia berharap hari esok akan cerah dan menghadirkan kehangatan yang memberi enegri pada penghuni alam.


~Good Night ALL~
Samarinda, 21 Mei 2013 (Di istana tercinta)

*****Thanks atas kunjungan dan komentar blognya...

Sabtu, 18 Mei 2013

Moment PPL-ku, Siswa-siswi Kelas XI IPA MA Darul Ihsa

With Alawiyah

Canda tawa itu tercipta dalam jalinan persahabatan dan persaudaraan di sekolah tercinta.

Kelaparan atau doyan?

Karena dengan bersahabat kita akan lebih ceria

Selasa, 02 April 2013

YUI ~ Last Train (Kereta Terakhir) Serta Terjemahannya



Itsumo no basho yuugure no kokudou mioroshite
Kupandangi jalanan dibawah yg diterangi lampu dari tempatku 

Ieji ni isogu hitotachi wo bonyari oikaketa
Mengamati orang-orang yg bergegas 'tuk pulang

Kitto onaji koto tabun onaji you na koto
Sudah pasti hal itu mungkin dilakukan berulang kali

Kurikaeshinagara susunde yuku
Seperti langkah-langkah kita

Ima saishuu densha ni notte
Sekarang aku segera naik Kereta Terakhir

Koko ja nai dokoka e yukitai
Tidak disini pergi ke tempat lain

If you were able to meet you
Jika kau disana bisa ketemu kamu

Ashita ga hajimaru sono mae ni
Sebelum hari esok dimulai

I feel the distance with you
Kurasa ada jarak dengan dirimu

Bokura wa itsumo machigatte kanashiku mo naru
Kita selalu bikin kesalahan dan merasa bersedih

Nigete bakari no kinou wa mou oite yukou
Berlari pergi tinggalkan kenangan masa laluku

Kitto kimi no koto tabun ima nara ne
Yakin sekarang aku mungkin mengenalmu

Ano koro yori mo wakaru ki ga shiteru
Lebih tahu dari diriku yang sebelumnya

Ima saishuu densha ni notte
Sekarang aku segera naik Kereta Terakhir

Koko ni inai kimi ni aitai
Tidak disini kuingin jumpa kamu

If you were able to meet you
Jika kau disana bisa ketemu kamu

Ashita ga hajimaru sono mae ni
Sebelum hari esok dimulai

I feel the distance with you
Kurasa ada jarak dengan dirimu

Dareka no egao dareka no kotoba
Siapakah yg tersenyum siapakah yg berbicara

Ah~ sore dake de tsuyoku nareru no
Ah~ itu hanya akan membuatku tegar

Last train imasugu tobinoritai
Kereta Terakhir sekarang aku melompat

Asa made machikirenai ~My Feeling
Kutak bisa menunggu esok ~Perasaanku

If you were able to meet you
Jika kau disana bisa ketemu kamu

Kono kimochi nakushitakunai yo ~yeah!
Ku tak ingin kehilangan perasaan ini yo ~yeah!

Saishuu densha no mado
Dari jendela kaca Kereta

Hoshizora ni ukabu kotobatachi
Dilangit berbintang tergantung ucapanmu

If you were able to meet you
Jika kau disana bisa ketemu kamu

Kimi to tsuzuite yuku kara
Padamu diriku menuju

I feel the distance with you
Kurasa ada jarak dengan dirimu

I feel the distance with you
Kurasa ada jarak dengan dirimu



Selasa, 29 Januari 2013

Pembekalan PPL 2 Universitas Mulawarman (28-29 Januari 2013)

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan mewajibkan mahasiswanya untuk mengikuti PPL yang dilaksanakan selama 1 semester dengan penempatan di sekolah-sekolah.
  • PPL 1  yang dilaksanakn pada semester genap (semester 6), ini menjadi penentu apakah mahasiswa pantas mengikuti PPL 2. Jika mendapat nilai B atau lebih maka layak.
  • PPL 2 terbagi menjadi dua gelombang. Pertama, dilaksanakan semester ganjil (semester 7). Kedua semester genap (semester 8).

---
Pada dasarnya pertama atau kedua sama-sama melibatkan sekolah dan tahap-tahap serta prosedur pelaksanaan juga sama. Nuamun, pembagian peserta PPL2 gelombang kedua akan mengalami kendala dengan berbenturan dengan persiapan Ujian oleh pihak sekolah, sehingga pelaksanaan PPL tidak maksimal.

Pemateri pertama
#CurhatAh
#Hari Pertama Pembekalan
-18 Januari 2013-

Hari ini semuanya berjalan lancar. Berangkat pukul 6.45 Wita, karena tertulis diperaturan yang kubaca beberapa hari sebelumnya.
Syarat peserta PPL 2:
1. Menggunakan almamater
2. Berpakaian rapi. Atasan putih dan bawahan hitam.
3. Datangg 30 menit sebeluum acara dimulai (dijadwal 7.30)
4. Membawa alat tulis

Hari ini banyak hal yang membuat peserta tersenyum dan tertawa. Aku yakin sebagian kami pasti memiliki semangat baru mulai hari ini. Setidaknya kami sadar ini harus kami lalui dan juga semangat menyusun skripsi agar sesegera mungkin tersenyum dengan toga kebanggan.
Materi hari ini memberikan inspirasi dan terasa begitu mengagumkan. Okey, itinya hari ini #lancar

.

Suasa mahasiswa pemperhatikan dengan baik
#CurhatAh
#Hari kedua pembekalan
-29 Januari 2013-

Hari ini muka kucelll, sekucel-kucelnya.

Bangkit dari tempat tidur semenjak subuh mau mandi---Wow. OMG. kamar mandi banjir, lebih tinggi dari mata kaki.
Menunggu surut dan mulai membersihkannya hingga menjelang pagi. Mau gak mau, jalan-jalan yang masih banjir, menunggulah kami.
"Tunggu ya, jalan masih banjir. tunggu sebentar lagi ya."

"Iya. Mau gimana lagi."

Datang dengan pemandangan yang tidak begitu buruk tapi tetap saja menyebalkan rasanya. Menenteng helm, sepatu dan mengangkat rok. Hahaha, semakin membuat senyum ini bersembunyi karena motor teman mati tiba-tiba karena air berlebihan semalam.

'Tak ada yang bisa menghalangi tekat dan niat baik meraih sukses' begitu teringat candaan nan serius teman lama.

Okey. Tetap berangkat. Meski ini sudah melewati jadwal.
Ampun deh, jalan raya juga banjir. Ini simpang jalan raya. Banjir lumayan dalam, macet karena lampu merah dan banyak kendaraan macett. Rok basah, apalagi sepatu. Macetnya panjang banget.

Pukul 8.25 Wita, barulah kami sampai di kampus Bangris--begitu sebut mahasiswa karena kampus FKIP jurusan IPS berada di jalan Bangris.

Menarik napas pelan dan menghembuskannya perlahan untuk menenangkan diri. Melangka pasti menuju aula tempat acara. Absensi sudah tidak ada dimeja registrasi. Bersyukurnya langsung disuruh masuk tanpa ditanya begini begitu.

Ini suasana yang tak kusuka. Menjadi pusat perhati, semua pandangan tertuju pada kami. Aku tersenyum seadanya, mengisyaratkan apa yang terjadi dan mengharap mereka mengerti tak usah menatapku. Hahaha.

Rasa tenang menyelimuti saat kusadari bukan hanya kami yang mengalami hal tersebut. Banyak yang lebih terlambat lagi.

Saat istirahat, barulah kami mengisi absensi.
.


Pemateri kedua
---
Setidaknya peristiwa susah senang selalu menghasilkan suatu pembelajaran. Apapun yang terjadi tetaplah bersyukur. :)
---
Waktunya istirahat (Gaduh ya heheh)
Bareng sama beberapa teman sedang menikmati cemilan yang disedikan panitia
, dinikamti saat istirahat
=====
Ini kisahku, bagaimana dengan kisah PPL kalian?