Selasa, 27 Desember 2016

Rasa ini

#Anda harus tau agar tak salah menilai saya.
#Ini jujur bukan rekayasa!!!
#Ini pertama kali saya bercerita,

Jalan masing2 org berbeda. Kehidupan saya memang keras. Mau sekolah aja dr SMP, SMA, Kuliah nekat daftar tanpa bilang keluarga. Pake uang sendiri. Kadang jika tak sanggung membeli buku meminta orang tua dgn terpaksa dan tak memaksa. Saya bangga jadi anak perempuan tertua, anak petani, orang tua sy yg tua setiap yg melihat mengira kakek saya. Saya bangga kuliah sambil kerja. Diwarung makan, pembuat nota laundry, di trevel, ngajar private, dan tempat-tempat lain yang rela menolong saya. Bahkan jadi salah satu tukang setrika di rumah orang. Asal semua itu halal dan meringankan beban orang tua saya.

Ngekos dari SMP demi sekolah. menahan 10 tahun kerinduan dan rasa bersalah yang menumpuk. memendam perasaan kekurangan perhatian. Menangis di tengah malam. Belum lagi ortu yg gaptek dan tak bisa membaca. Hanya bisa mendengar suaranya saat pulang yang bisa di hitung sebelah jari dalam setahun. Aku tetap bangga.

AKU BANGGA!!!

Belum lagi saat  sakit tak tega memberi tahu mereka. Uang makan direlakan untuk kesembuhan. Aku memang tangguh dan kuat bekerja seperti anak laki-laki, tapi itu dulu, saat SD hanya bisa jajan jika mecari uang sendiri atau mama akan memberikannya jika ada rejeki lebih. Tapi kini aku tidak setangguh masa sekolahku. Saat kuliah, aku lemah terhadap penyakit. Yah, semua kurahasiakan dari keluarga, termaksud sahabat dekatku.

Dan saat tabunganku habis, saat aku belum mendapat sepeserpun dari hasil keringatku, aku rela memakan nasi goreng yang hanya bercampur bawang dan garam berhari-hari. Aku malu untuk meminta pada orang tua, yang kutau belum tentu mereka makan dengan lauk ikan.

Aku bangga jadi anak mereka!!!

.

Dan tahun lalu saat kami kehilangn rumah, segala sesuatu yang kami punya rata dengan tanah. Aku ingin kembali untuk selamanya. Mengakhir segalanya. Tapi karena harapan mereka aku tetap berangkat ke ujung kalimtan, yah KKN, ketempat yang tak pernah kubayangakn sebelumnya. Saat kembali aku sakit, hari lebaran kuhabiskan untuk bebaring di kasur hingga hampir seminggu dan terlambat untuk daftar konfirmasi sebagai peserta PPL 2, aku rela bekerja lebih keras menunggu semester berikutnya. Kembali Tuhan mengujiku dengan memberi lokasi yang jauh, tak ada angkutan umum, hingga aku rela nekat mengkredit motor, 5 bulan di sekolah membuatku merasa berharga, dan bangga kelak mendidik anak bangsa, ah--setengahnya kini sudah lunas, motor itu nanti kuberikan pada adikku yg kurasa lebih memerlukannya.

Saat Laporan PPL, perpisahan, dll tentang PPL usai. Aku pulang untuk menenangkan diri semunggu rencananya. Tapi aku bertahan 2 bulan, alasan sederhana sakitku yang tak parah tapi begitu terasa menyiksa sesekali, terlebih di tengah malam yang dingin. Setiap ortu bertanya aku mengeluarkan begitu banyak alasan yang entah di mengerti atau tidak oleh mereka.

Selama itu aku tak berdiam diri, aku tak ingin semuanya diketahui, aku sibuk membantu ayahku yang mulai rentah seperti anak laki-laki. Tak kubiarkan mama mengerjakan segala tugasnya sendiri. Aku akan star dulu sebelum mama melakukannya. Tak sekalipun aku malu. Tak malu sama sekali dengan tatap orang-orang yang kutau ingin berkomentar ini itu. Inilah aku yang ingin melakukan segalanya untuk yang terkasih.

.

Karena harapan mama lebih baik kelaklah, aku masih di sini saat ini di tempat penuh air mata perjuangan. Memperjuangkan segalanya yang sempat tertunda.

Bahkan saat target2 menjadi mubazir karena keadaan. Penyesalan dan rasa bersalah selalu menghantui, walau kutau tak akan mengubah apa-apa.

"Maafkan aku,"
hanya kata itu yang mampu terucap saat tangis menjadi teman.

Iyah. Maafkan aku!!! Maafkan aku.

#mungkin yg membaca menganggap lebay. Tapi saya menangis seperti anak kecil saat menulisnya

Sabtu, 10 Desember 2016

Energi Potensial Listrik dan Potensial Listrik

Hai, kawan pembaca semua. Apa kabar? sehat ya, masih tetap semngat kan.  Siap belajar Fisika?

Kali ini Nurmi akan membahas tetang 'Energi Potensial Listrik dan Potensial Listrik.'
=======
Kalian pasti sudah tidak asing lagi dengan materi ini. Kan sudah dipelajari di SMP, dan di SMA kembali dipelajari saat semester 1 di kelas 3.
=======


 Kalian sudah perhatikan gambar di atas?
Dari gambar tersebut, sebuah muatan listik  +q' di dalam medan listrik homogen yang ditimbulkan oleh muatan listrik +q, dipindahkan dari titik a ke b dengan lintasan s . Untuk memindahkan muatan dari titik a ke b diperlukan usaha (W ). Usaha yang diperlukan oleh muatan untuk berpindah sepanjang Δs adalah ΔW . Apabila posisi a adalah ra dan posisi b adalah rb, besar usaha yang dilakukan dapat dirumuskan sebagai berikut: 


======
Salam kenal. Thanks atas kunjungan dan komentar blognya...

Senin, 05 Desember 2016

Mari Pulang

Menghitung hari kepulanganku. Masa tugas itu harusnya sudah selesai. Ketika teman-teman sudah berpamitan dan menanti detik demi detik hingga penjemputan di kota. Aku masih menyenangkan diri untuk terus datang. Kurulu-Isaima-kota-kurulu setiap hari.
Tak mudah memang meninggalkan segalanya begitu saja. Seakan tak rela, aku masih terus menguras otak agar melakukan sesuatu. Hingga aku tak kuasa lagi menawar waktu. Memanfaatkan yang ada.

Hari ini, Sabtu. Dan, Senin nanti aku berpamitan pada seluruhnya. Anak-anakku, para mutiaraku, kebanggaanku, pelangiku.
Duduk di ruang kelas selepas pulang sekolah. Aku menangis dalam kesunyian, syukur dan sedih mengaduk-aduk perasaan ini. "Rabu nanti aku akan pulang. Apakah Tuhan akan menakdirkan kami bertemu kembali kelak. Apa aku hanya memotivasi, membuat mereka percaya takdir Tuhan tapi aku sendiri ragu." Siang terik yang melelahkan, membuat pikiran dan perasaan tak berarah dengan jelas.
Aku terbangun dari lamunan kala bayangan seseorang berlahan mendekat dan muncul seorang bapak tua di pintu kelas. "Ibu guru trada pulang? Ibu guru menangis?" "Ah, tidak. Saya hanya bersedih sedikit saja." Cepat ku usap air mataku dan berdiri tegap. Mengepak-ngepak meja dengan telapak tangan seolah membersihkan. Itu hanya peralihan yang tak berhasil. "Bapak su mau pulang?" "Tidak. Saya kira tadi ibu guru lupa kunci pintu lalu terbuka, jadi saya cek." Bapak Kaken tersenyum. Guru pribumi satu-satunya guru di sekolah ini. Guru yang berdedikasih tinggi dan penyayang. "Ah, mari kita pulang bapak." Alihku cepat agar beliau tak membahas mengenai diriku lagi. Tetap saja saat berjalan menuju kantor, ia banyak bercerita tentang kesedihannya akan kepergian kami, guru SM3T.

Bagiku. Beliau sosok orang tua yang bijaksana. Menyayangi kami. Dan menjaga serta tiada hentinya berbagi dan bertanya. Tiada lelahnya menjawab pertanyaan saya yang segudang karena haus akan keingin tauan.
Terima kasih bapak.
#Diary #Truestory #SM3T #AngkatanIV  #LptkUNMUL #Jayawijaya #Papua #20142015

Jumat, 25 November 2016

Review Film Sekai Kara Neko Ga Kieta Nara

Hai, pengunjung blog Nurmi. Kali ini Nurmi mau nulis review film yang semalam baru ditonton. Film ini belum terlalu lama keluar, masih tahun ini, 2016. Tepatnya tanggal 14 bulan Mei. 

Pertama tertarik nonton film ini karena aktor dalam film ini Takeru Satoh. Heheh, Nurmi salah satu fansnya. Yang suka nonton film-film Jepang pasti nggak asing lagi sama sosok ini. Cowok yang lahir 1989 ini lebih terkenal dengan Himura Kenshin. Oia, filmnya cukup banyak loh guys jika kalian pengen nonton. Kali ini Nurmi nulis review film yang Nurmi suka banget disetiap bagian dalam film. Ah, gomen ne, Nurmi kebanyakan bacot. Mari kita kupas tentang film sedih ini.




Judul Film ini "Sekai Kara Neko Ga Kieta Nara".  Bahkan lagu ending film ini sangat mendukung cerita sedih film ini. Lagu penutup "Hizumi". Membuatku semakin yakin ini film Jepang tersedih di 2016.
Sebenarnya film ini simple, terkesan sederhana tapi makna ceritanya dalam dan berhasil bikin saya nangis. 
"Jika kucing menghilang dari dunia, bagaimana dunia akan berubah?
Jika aku menghilang dari dunia ini, siapa yang akan sedih untukku? Kau mungkin tidak percaya, tapi semuanya ini benar-benar terjadi padaku. Dan tak lama lagi, Aku akan mati. Surat ini adalah surat terakhir yang saya tulis untukmu. Dan ini keinginanku."

Ya ampun. Kalimat pembukanya aja udah sedih gini.

Moment bersama kucingnya :)

Eh, Disini kisahnya si tokoh utama ini lagi kena tumor otak, sesuai novelnya pemuda yang bekerja sebagai tukang pos. Kemungkinan hidupnya hanya sebentar, kira-kira cuma seminggu.

Mengetahui hal menyakitkan tersebut, ia jadi terbayang bagaimana sedihnya orang-orang di sekitarnya seperti ayah, teman, serta orang yang ia cintai merasa kehilangan saat ia meninggal.  Saat ia itulah muncul sesosok “iblis” yang wujudnya sangat mirip dengan dirinya, menawarkan sebuah pilihan menggiurkan. Iblis tersebut berkata dapat memperpanjang hidupnya dengan syarat menukarkan sesuatu yang ada di dunia sebagai gantinya. Sesuatu tersebut akan menghilang dan tidak akan diingat orang yang berhubngan dengan hal tersebut.

Oia, surat yang dimaksud di sini tulisan mamanya sebelum meninggal. Dan,surat yang dia tulis diakhir cerita untuk ayahnya.

===
Intinya sih, film ini menceritakan.
Seandainya kita akan mati. Hal apa yang paling ingin kita lakukan? Apa kah kita mengorbankan hal berharga hanya untuk bisa hidup lebih lama? Meski sehari saja? Relakah kita hidup tapi mengorbankan hal tersebut? Termaksud kehilangan yang paling disukai, sahabat, kekasih, keluarga dan segalanya selama ini, termaksud kenangan.
Itu menurut Nurmi. Bagaimana menurut kalian yang sudah nonton film ini?
===
Film ini diadopsi dari novel Kawamura Genki yang berjudul sama, atau bisa juga dikenal dengan judul Seka Neko.

Film ini disutradarai oleh Akai Nagai. Di film ini, pemeran tokoh wanita sebagai mantan pacar yaitu Miyazaki Aoi.  Yang dalam cerita, menjadi sosok yang ingin dihubungi sebelum ponsel dikorbankandari dunia. Em, gadis inilah juga yang mengirimkan surat dari ibunya, karena saat ibunya memberikan langsung dulu ia tak mau menerima dan malah membentak ibunya.

Permintaan iblis yang pertama adalah menghilangkan ponsel dari dunia. Jadi Sato diberikan kesempatan untuk menelpon seseorang terakhir kalinya. Dia bingung, apakah ia akan menelpon bapaknya. Namun, tidak jadi, ia mengenang masa kecilnya. Ketika pertama kali menemukan kucing disaat hujan, dan mengendap-ngendap masuk kerumah karena bapaknya sedang bekerja di bagian depan (memperbaiki arloji). 


Namun sang ayah, mendengar percakapannya dengan ibunya. Saat itu Sato sedang membujuk agar sang kucing boleh menginap semalam saja. Sang ayah menghampiri. Nurmi kira akan marah atau melarang, tapi ternyata hanya memberikan arloji yang sudah diperbaiki ke ibu Sato dan tanpa kata kembali bekerja. 

Ibu Sato bukan tak ingin memelihara kucing, hanya saja ia alergi kucing. Namun, sang ibu tetap membiarkanya memeliharanya, agar dia juga mencoba terbiasa dengan kucing. Eh, malah kucingnya akrab dengan sang ibu. Ah, manis banget.

Setelah terbangun, ia mengelus kucingnya (kucing ayahnya yang diberikan kepada ibunya), ia melihat album foto, beberapa foto termaksud fotonya bersama ibu dipantai yang blur, karena ayahnya yang memotret sedang menangis.

Kemudian, ia menemui sang mantan kekasih. Cie cie cie.... 
Mereka mengobrol di cafe, dan mengenang beberapa hal. Sang gadis sempat bertanya apa yang disembunyikan Sato karena terlihat murung dan melamun, ia menjawab bahwa giginya tadi pagi copot.
Dibeberapa adegan ada kesan manis, seperti tanpa sengaja perkenalannya dengan sang gadis yang salah sambung telpon dan akhirnya mereka mengobrol tentang film yang ditonton Sato karena sato tanpa sengaja membesarkan volume TV padahal berniat mengecilkan. 
Kemudian mereka bertemu di kampus dan pergi menonton bersama. Sato dikenyataanya adalah sosok pendiam meskipun ditelpon iya banyak bicara.


Selama bertemu dengan mantannya. Sempat mengingatkan untuk Sato menemui ayahnya, karena sejak kematian ibunya ia tidak pernah menemuinya.  Saat itu Sato mengingat lagi, detik-detik terakhir ibunya meninggal. Saat itulah ia marah pada bapaknya karena tidak cepat datang malah memperbaiki arloji dan memberikan pada ibunya saat sudah tiada.
Guys, saat ending, Nurmi baru tau bahwa arloji saat sato menemukan kucing, saat ibunya meninggal juga merupakan arloji yang diberikan bapaknya saat Sato lahir. Ah, kasih ayah memang susah diungkapkan ya guys.

Mekipun begitu, Sato sempat tertawa bersama dengan mantan pacarnya karena mengenang betapa menyenangkanya kehidupan mereka dulu. Dan, guys. Sato keceplosan loh, nanya kenapa mereka dulu putus.
"Kita putus bukan karena saling benci. Tapi itu, terjadi kadang-kadang."

Jawabannya tersirat banget ya guys. Tapi menurut Nurmi, karena saat itu mereka mulai berbeda pendapat. sejak kejadian kematian teman mereka.

Saat Sato mengantarkan mantannya kembali ke tempat kerja yang merupakan tempat tinggalnya juga. Sang mantan menyuruhnya memperbaiki giginya. Sato malah mengucapkan,
"Terima kasih untuk hari ini."
"tentang perumpamaan sebelumnya. Aku rasa, aku tidak ingin ponsel menghilang dari dunia karena jika tidak ada ponsel kita tidak akan bertemu satu sama lain."
 "Benar juga, tapi sebanarnya..... aku akan segera mati..."
Setelah tau, malamnya sang mantan mengirim surat ibunya, satu pulang dengan kereta. Namun, sang iblis muncul dan menghilangkan ponsel. Sato berlari menemui sang mantang, ternyata benar bahwa ia tidak mengenali Sato.

===
Sedihnya nggak cuma di situ guys.
Kali ini si iblis meminta imbalan menghilangkan film dari dunia agar umurnya bertambah 1 hari.
Sato bertemu  dengan sahabatnya karena satu kelas, dan memulai obrolan dengan bertanya tentang film Tsutaya (kebiasaan Sato memanggilnya, karena menganggapnya seperti Tsutaya) padahal namannya Tatsuya. Keesokannya setelah perkenalan mereka, Tatsuya setiap hari membawakannya film-film, kebetulan ia punya tempat rental film.


Eh, bikin haru saat dia nanya ke sahabatnya. Jika dia akan mati film apa yang akan direkomendasikan jadi tontonan terakhir. Tanggapannya itu bikin gimana gitu. Sedih nontonya, kata-katanya keren. Ada adegan Tatsuya yang mengobrak abrik tempat rentalnya karena tidak bisa menemukan film terakhir yang ingin dia berikan. Ah, ternyata memang sedih ya kalau kita kehilangan, baru tau aja rasanya menyakitkan apalagi saat benar-benar terjadi.

Ya, akhirnya film menghilang, dan Tatsuya tidak mengenalinya lagi, tempat rentalnya berubah toko buku.

====
Di film ini juga adegan kematian teman (teman yang menjadi traveller) yang ketabrak dan mati saat mereka sedang berlibur diluar neger diluar negeri.  Setelah itu ada adegan ceweknya teriak di dekat air terjun "Bahwa ia akan menjalani hidup." Mungkin maksudnya apapun yang terjadi dia akan hidup, berusaha untuk hidup, mungkin hidup lebih baik. Hehehe

Selama mereka berlibur, Toumo mengajak mereka jalan-jalan termaksud melihat jempatan yang digunakan untuk pembuatan film. Dan malam sebelum mereka berpisah, si cewek nanya alasan untuk Toumo menjadi traveller dunia.

"Jika menjadi traveller, kamu akan tau bahwa dunia ini penuh dengan kekejaman. Tapi disamping itu, kamu juga akan menyadari bahwa ada begitu banyak hal yang indah."



Sato malah nannyanya tentang tidak adakah rencana pulang ke Jepang. Bagi Toumo 18 tahun sudah cukup baginnya hidup di Jepang. Namun Sato berandai jika akan mati dan memutuskan tempat terakhir untuk menghabiskan waktu. Toumo tidak pernah berpikir begitu. Eh besoknya stelah berpamitan, dia mati ketabrak.
Maut memang enggak tau kapan dan dimana ya Guys. . .
SELANJUTNYA ARLOJI YANG MENJADI PERMINTAAN IBLIS UNTUK DIHILANGKAN, LALU KUCINGNYA.



Ah, makin sedih Guys. . .
Nonton deh biar tau cerita lengkapnya. Bagaimana selanjutnya? Kalian harus nanton. Masih ada 40 menit dari kisah difilm ini yang tidak saya jabarkan. Rasanya tulisan ini sudah terlalu panjang. Heheh


HIKMAH yang dapat diambil dari film ini
  1. Sekaku apapun ayah. Pasti sayang sama kita.
  2. Jika ingin mendapatkan sesuatu kita harus kehilang sesuatu pula
  3. Hanya karena takut kehilangan atau menghilang, jangan biarkan diri kita takut menghadapi kenyataan.
  4. Selama ada cerita yang bagus, selalu ada seseorang untuk diajak berbicara. sahabat, keluarga. 
  5. Hidup itu berharga tapi apalah artinya jika kita kehilangan segalanya. 
  6. Kematian tidak ada yang tau Guys. Bagaimana dan di mana.
  7.  Seberapa kuat kita tidak menginginkan sesuatu pasti akan terjadi juga jika itu sudah takdir.

===
Surat ibunya so sweet banget dan kata-katanya keren. Penuh nasehat dan makna. 
Eh, pertanyaan pembukanya diulang lagi endingnya, dijawab sama dia dengan optimis.
Jadi meski ini film sedih, endingnya happy. Menurut saya.

"Terima kasih. Terima kasih karena telah terlahirkan ke dunia." Kalimat ayahnya penutup film.

#Retasu (kucing waktu ia kecil, ibunya yang memberi nama)
#kyebetsu (kucing yang ayahnya memberikan dan memberikan namanya)


DAN TERIMA KASIH TELAH BERKUNJUNG

 

MEMBACA POSTINGAN DI BLOG INI, JANGAN LUPA TANGGAPAN DAN KOMENTARNYA YA. 

ARIGATOU ....

:) :D
 

Kamis, 17 November 2016

Indonesia Timur (Welcome to Wamena, Papua)

Matanya tak rela terpejam, tak hentinya mengucap syukur atas indahnya karunia Tuhan. Seolah tak ingin berkedip sekali saja, pandangannya tertuju pada matahari yang malu-malu muncul di antara awan tebal, menyapa menghangatkan suasana bumi dan hati. Nurmi tersenyum setelah melirik jarum jam tangan birunya.

"Ini jika di Kalimantan belum ada matahari." Gumamnya mengingat suasana pagi di rumah maupun dirantau saat ia menjalani hari-hari kuliah. Pukul 5 lewat beberapa menit.

Semakin cerah, awan semakin menakjubkan. Sangat tebal, luas, putih, dan tertata rapi.

"Negeri di atas awan." Terlintas begitu saja dalam pikirannya. Mungkin ia sedikit menghayalkan beberapa hal dalam  film-film yang pernah iya tonton berkaitan dengan awan. Ia, tertawa geli sendiri karena khayalan konyolnya.

Setengah jam berlalu sejak matahari mengucap 'selamat datang'. Pemukiman terlihat di pinggiran danau luas. Pesawat yang sudah 5 jam terbang dari Jakarta siap untuk istirahat sejenak. Jayapura, ibu kota provinsi Papua.

Nurmi memejamkan mata sejenak, berdoa, bersyukur, berharap, sebelum beranjak dari tempat duduknya. Bersama rombongan memasuki bandara. Menanti antrian barang, menunggu lagi, karena penerbangan belum usai. Sempat bertemu dan mengobrol serta mengambil beberapa foto dengan teman seperjuangan yang baru dikenal. Semboyan, maju bersama mencerdaskan bangsa menjadikan mereka semua keluarga, kemanapun mereka pergi dan dalam keadaan bagaimanpun, mereka semua adalah keluarga.

Berbeda daerah tujuan membuat mereka tak banyak mengobrol. Rombongan SM3T III UNMUL diterbangkan menuju kota kecil dipengunungan tengah. Wamena, begitu orang menyebutnya.

Nurmi dan sebagian besar penumpang tidak begitu menikmati perjalanan, karena suasana dan keadaan sangat berbeda. Bahkan ia terus berdoa agar mereka baik-baik saja. Pesawat mereka sangat tidak nyaman dan membuat khawatir. Terlebih saat-saat mendarat.

"Ah... Akhirnya..."

"Akhirnya sampai juga..Heheh"

"Alhamdulillah."

"Welcome hari-hari berbeda."

Tak sedikit yang begitu senang saat akhirnya pesawat benar-benar berhenti.

"Ini Bandaranya cuma gini aja?"

"Yakin ini bandara?"

"Setidaknya kita ada bandar dan kita sudah sampai."

Terdengar beberapa komentar dari rombongan itu. Tentu saja jawaban dari pertanyaan-pertanyaan itu, iya.

Nurmi hanya mengekor karena sembilan jam penerbangan membuatnya lelah. Terlebih mereka sudah dinanti oleh para senior yang menjemput, sesungguhnya bahagia karena apa penggati dan mereka bisa kembali kepelukan keluarga.

Memperhatikan sekeliling menjadi fokus pertama Nurmi dan kawan-kawan. Banyak pertanyaan dan pernyataan dibenak mereka tak terucap. Bagi Nurmi setahun di sini nanti akan terjawab segalanya bahkan lebih dari yang ingin ia ketahui.

"Nanti jika ada yang menawarkan berfoto, jangan ya." Nasehat senior dengan suara pelan.

"Apalagi sama mereka." Tambahnya melirik sosok kurus tak berbaju dan sejak tadi memperhatikan kami dan berjalan ke sana kemari.

Bagi Nurmi suasana dan kesan di siang itu butuh waktu lama untuk mendeskripsikannya. Emm, baiknya membuat secangkir teh atau susu coklat lalu setoples cemila agar bercerita tak membosankan.

---bersambung dulu ya.... Heheh,

27/08/2014

Rabu, 16 November 2016

Ingin Hilang Ingatan

"Letih di sini. Kuingin hilang ingatan." Kalimat itu kunyanyikan berkali-kali. Lirik dari lagu yang diiringi akustik.

Hujan ini tak sanggup lagi menenangkan ku, kesendirian yang mendamaikan begitu kudambakan tapi kini aku tak bisa menikmatinya dengan tenang.
Berlama-lama duduk mengerjakan yang Kusuka, memanjakan diri tak bisa menyenangkan lagi. Sepertinya aku mulai terlena dan iri pada keramaian. Dan, kehilangan pilihan. Aku jenuh dan tak tau harus bagaimana.

Seheboh dan sahebat apapun ku lukis dunia kesendirian akan tak semudah dulu, karena ternyata aku tak bisa kehilangan.

Aku ingin menangis dan berteriak saat tersakiti, aku ingin membagi senyum saat bahagia.

Aku mulai berubah. Angin sejuk di jendela mulai menyapa dan menggoda untuk melangkahkan kaki keluar menuju tempat baru yang dulu menakutiku.
Aku ingin menari bersama hujan. Ingin menyentuh butiran beningnya, dan mengatakan hai pada pelangi selepasnya.

Aku, ingin bercerita sesukaku. Tak mengapa tak ada jawaban, cukup aku merasa bahagia melakukannya.
Senja menemaniku sore ini. Cantik, menghangatkan, aku enggan beranjak. Namun aku harus meninggalkannya lebih cepat. Ada yang lain yang menantiku. Aku harus bersiap menyambut bintang.

Ah, kadang aku hanya bisa menghela napas melukis keluh, karena waktu begitu cepat berlalu. Dan akhirnya aku terlelap. Tak tau apa esok masih ada untuk diri yang entah alasan apa yang membuat diri meredup berlahan.
NRm, 17/11/16

Kamis, 27 Oktober 2016

The name of life

Sore ini, hujan berlahan menghadirkan rasa itu. Sebuah kenangan kebahagian dan sedih menyatu. Rasa kini dan samar-samar masa nanti.

Ada rasa kecewa pada diri yang menyesakkan dada. Lantunan instrumen piano 'The name of life' dan 'Always with me' membuatku terenyuh. Aku menghela napas, menatap langit-langit kamar.

Entah mengapa aku ingin berteriak. Bahkan air mataku kini sudah menetes. Aku marah, marah pada diriku.

Aku sering bertanya-tanya, salahku dimana? Aku tak bisa berlari kencang. Aku bahkan tak bisa berjalan stabil. Sering kali terjatuh.

Jujur saja aku benci dengan hari-hariku kini. Sulit membuatku senang dengan apa yang ku lakukan. Meski ini pilihan dan aku terus berusaha menjadikannya terbaik. Tapi, ini semua membuatku ingin meledak, perasaan salah dan muak menumpuk seperti bom waktu.

Aku ingin pulang. Aku ingin memeluk Mama Bapak. Untuk pertama kalinya, kali ini aku sungguh-sungguh akan memeluknya dan mengatakan semua yang kurasakan. Maafkan aku yang selama ini hanya ingin namun tak bisa berkata apa-apa dan malah memilih menangis diam-diam.

Aku ingin mendatangi rumah sahabatku dan berkata, 'Jangan menghilang dariku.' Jika dia tak mau mendengarkan ku, aku akan berteriak biar semua orang tau, bahwa selama ini aku merindukannya.

Aku ingin dunia, mereka yang menganggap ku begitu dalam jalur istimewa tau bahwa aku sesungguhnya tak tahu apa-apa. Aku tidak mengerti apa-apa, aku tak bisa apa-apa. Maka aku membutuhkan mereka. Karena aku belum mencapai apa-apa padahal aku sudah berusaha sekeras yang kubisa.

Apa aku baik-baik saja?

Iya. Aku menjawabnya. Nyatanya?
Aku jauh dari kondisi itu. Terlena dengan kemarahan diri, terbawa arus dan sulit untuk mempertahankan diri, segudang impian ini.

Diriku semakin hari semakin melemah. Aku bahkan pernah mengutuk hari-hari melelahkan dulu yang membuat bahagia. Hingga kini aku terus merasa belum dan belum melakukan apa-apa, karena dulu rasa sulit itu begitu menyenangkan. Aku menyukainya. DULU. Kini? Aku benci, saat ini.

Mengapa aku belum melakukan apa-apa. Mengapa belum ada yang berubah. Sedangkan waktu hanya sedikit tersisa.

Selasa, 20 September 2016

Rindu

-Rindu-

Sore ini, ketika sisa-sisa gerimis masih terasa di luar sana dan suasana sunyi begitu terasa di lingkungan asrama. Gadis itu bersandar di sisi dinding kamar, ranjang bagian kedua adalah miliknya, dengan sisi dinding yang lebih luas berapit ranjang terpampang beberapa foto yang niatnya memasang berharap bisa memompa semangat, entahlah itu tercapai atau tidak yang jelas sore ini ada yang ganjal dengan si gadis.

Lagu dengan alunan santai menyentuh rasa itu berulang berkali-kali. Bukan dari si blueLe (Leptop) yang menyala sedari tadi tapi bluePe (HP). Mungkin ia sedang berpikir tentang makna lagu atau sekedar menghapal, tapi apakah itu yang sebenarnya ia lakukan. Mengapa sekilas si gadis ingin menangis. Bukankah sudah lama iya berjanjilah tak akan menjadi lemah. Apa mungkin ia lupa, bahwa bersedih dan terlena dengan perasaan itu adalah hal sia-sia.

Si gadis tembem itu memejamkan mata, ketika ia membukanya berlahan, butiran bening itu terjatuh di sudut mata. Oh, No. Entah mengapa hatinya terasa sakit, seperti menahan rindu yang puluhan tahun.

Wajah-wajah itu seolah terlukis di langit-langit kamar, berputar-putar di sisi lampu. Ada tawa lebar dan ada wajah datar serta tangis.

Ketika ia memejamkan mata kembali, ingin membayangkan yang bahagia saja, ia tersenyum. Sosok istimewa, renta dan mungil, kulit keriput nan hitam menjulurkan tangan. Dan berkata 'Nak, ayo kita pergi ke kebun. Pasti kamu senang membantu kami.'  mereka berjalan pelan di pagi hari yang langkah mereka sedikit disapa dengan rerumputan yang basah.  Di pondok kecil itu, anak kecil dan seorang ibu tua tertawa menyambut mereka. Kala sang gadis ternyata memakai toga.

"Kak, ngapain pake itu. Sayang, nanti kotor. Nggak gampang loh dapatnya."

Si gadis tertawa, antara bahagia atau frustasi. Ia boleh berbangga karena telah mewujudkan keinginan mereka, tapi layakkah demikian jika ia akhirnya tak bisa menikmati pagi sedamai ini. Suasana hangat kebersamaan.  Seolah itu hanya sebuah impian yang tak kunjung tercapai. Jika egoisnya mulai hadir, si gadis ingin tinggal selamanya di sana, tempat ia lahir dan melukis hari-hari dengan suasana apa adanya untuk keadaan yang memang tak perlu dirisaukan agar menjadi seperti yang lain. Ah, sepertinya untuk saat ini, itu hanya sekedar harap dalam rentetan harapan.

Senja menghantar langkah mereka menuju rumah berdinding dan beratap nipa. Kadang ternak telah ditutup, asap mengepul dari dapur kayu, dan lampu dari botol yang dirancang sederhana menyala. Kadang kala keluhan adik akan susahnya belajar terdengar. Tapi,  itu malah melahirkan nasehat-nasehat kecil dari sang ayah. Ketika malam benar-benar gelap. Makanan tertata rapi dilantai dengan piring mengelilingi sejumlah penghuni rumah. Ah, senyum sumringah terlihat jelas di wajah sang adik.

"Kak, Umi duluan ya Ma." Setelah kata amin diujung doa. Si adik dengan duduk tak sabar sigap berkata pada ibunya untuk isyarat bagi semuanya. Bahwa si gadis yang jarang pulang itulah yang istimewa, maka ialah yang layak memulai makan malam itu. 

Suara ayam berkokok belum terdengar. Saat sentuhan lembut menyentuh bagian lengan si gadis. Di luar kelambu, seorang ibu tua berusaha menyadarkannya untuk bangun dan melaksanakan kewajiban. Suara lantang sang ayah terdengar jelas sedang mengalunkan ayat-ayat suci.

Saat sang gadis membuka mata dan duduk. Cahaya terang menyilaukan membuatnya tersadar. Ia berada jauh dari rumah dan itu semua hanya mimpi ditumbuhi kenangan masa-masa yang telah berlalu.

Si gadis tersenyum, ia tersadar bahwa bukan bersedih obat kerinduan. Tapi keikhlasan dan pembuktian. Ia harus menerima keadaan seperti sebelum-sebelumnya, ia harus tetap fokus pada tugas-tugasnya, bukankah jarak tak mengubah rasa sayang dan memiliki diantara mereka. Biar saja, Tuhan yang akan menentukan. Penyesalan bukanlah penyelesaian, rasa bersalah dan ketidakinginan.

#Bagaimanamenurutkalian #inikisahku #bagaimanakisahkalian

Sabtu, 17 September 2016

Review Film "Kimi no Na wa" atau "Your Name"

Selamat malam semuanya. Kali ini Nurmi, mau nulis review film yang baru ditonton beberapa jam lalu. Emm, karena suka dengan film ini makanya langsung nulis review. Okey guys, langsung saja ya. 

====

Dari judulnya film ini berjudul "Kimi no Na wa" atau dalam bahasa inggris "Your Name" merupakan anime karya source original keempat sutradara Makoto Shinkai.

Direktur animasi : Masashi Andou
Genre : Drama School/ Romance/ Supernatural
Desain karakter : Masayoshi Tanaka
Rumah produksi : CoMix Wave Films
Negara : Jepang
Pengisi suara : Ryunesuke Kamiki (Taki Tachibana) dan Mone Kamishiraishi (Mitsuha Miyamizu)


 Sinopsis:
Mistuha adalah siswa SMA perempuan yang tinggal dipinggiran kota yang terletak di pegunungan jauh dari Tokyo. Ayahnya adalah walikota dan jarang berada dirumah. Mitshu tinggal bersama adik perempuanya yang masih berada di sekolah dasar dan neneknya.

Taki adalah siswa SMA laki-laki yang tinggal di pusat kota Tokyo. Dia menghabiskan waktu dengan teman-temannya, bekerja paruh waktu di sebuah restoran Italia, tertarik pada arsitektur dan seni rupa.

Suatu hari Mitsuha mendapat sebuah mimpi dimana dia adalah seorang cowok. Taki juga memiliki mimpi dimana dia adalah seorang siswi SMA disebuah kota dekat pegunungan yang belum pernah ia datangi. Apa rahasia dari mimpi yang mereka alami? dan bagaimana perjalanan cinta mereka? apakah mereka bisa bertemu dan mewujudkan mimpi indahnya didunia nyata?


Itu dia info sinopsi film ini. Jika ingin tau cerita detailnya silahkan ditonton. Namun karena Nurmi sudah nonton, berikut ini Nurmi akan berikan gambaran cerita filmnya, heheh. Jika kamu tipe orang yang tidak suka jika sudah tau ceritanya sebelum nonton. STOP untuk membaca postingan ini dan silahkan menonton filmnya terlebih dahulu, lalu kembali lagi ke sini dan kita bisa ngobrol tentang film ini, sekaligus meluruskan jika ternyata Nurmi ada  salah tulis atau salah memaknai film ini, hehe.

Film ini dimulai dengan cerita Mitsuha. Suatu pagi dia terbangun (tubuh mitsuha) dengan jiwa laki-laki yaitu Taki. 

Hari berikutnya saat dia dan kedua temannya berjalan menuju sekolah, Sayachin dan Tessie. Dia bertemu ayahnya yang sedang kampanye. Ayahnya menegurnya dengan nasehat "Berjalanya dengan penuh percaya diri." Namun Matsuha malah kesal karena sesungguhnya meninggalkan rumah dan memilih menjadi walikota. Bahkan saat sarapan pagi tadi, ketika adiknya menasehati untuk berdamai dengan ayahnya. Matsuha nya menanggapi dengan "Ini urusan orang dewasa".

Cerita selanjutnya saat di sekolah. Ketika guru menjelaskan pelajaran tentang "Tasogare" atau twilight yang berhubungan dengan garis dunia yang zaman kunonya disebut "Karetaso-doki" atau Kawatare atau "Who are you?". Saat seorang siswa bertanya, guru menjelaskan bahwa bahasa itu berasal dari daerah sekitar, Manula Itomori. Saat seorang siswa lagi menanggapi "Disini sih desa banget." Teman-temannya tertawa. Kecuali Matsuha  yang sedang terheran karena bukunya penuh dengan tulis-tulisan pertanyaan. 

"Siapa kamu?"

Saat guru menyuru Matsuha meneruskan. Ia terkagut dan sontak berdiri. 

"Wah. Hari ini kamu ingat namamu." Kata sang guru. Sontak semua teman-temannya semakin tertawa.
Ternyata setiap apa yang terjadi Mistuha lupa ketika dirinya kembali kesemula. Sayachin bercerita semua yang terjadi kemarin. Bagi kedua gadis ini, kota itu terlalu kecil dan kehidupan di sana sangat membosankan, sehingga mereka berharap bisa hidup di Tokyo. Sedangankan Teshiee, saat Matsuha pulang dan Sayachin menanyakan tentang rencana masa depan, ia hanya menjawab--ingin menjalani kehidupan seperti biasanya di kota itu.

Berikutnya, cerita ketika Matsuha, adiknya dan neneknya sedang menganyam benang untuk acara di kuil. Percakapan mereka membahas tentang tradisi kuil yang merupakan tugas penting keluarga mereka.Mistuha dan adiknyalah yang melakukan muchikamizake.

*****
Cerita selanjutnya tentang Taki yang terbagung dengan jiwa perempuan. Sama syoknya dengan Mitsuha. Haha, bisa bayangkan feminimnya Taki gimana? nonton deh filmnya biar tau sendiri.

Saat ke sekolah sempat menyasar, terlambat, tidak bawa bento, berbicara pake logat daerah. Inilah hari dimana jiwa Matsuha berda dalam raga Taki. Sangat senang diajak ke cafe. Saat note hpnya mengingatkan tentang terlambat bekerja, ia malah nggak tau tempat kerjanya di mana. Hahah, ternyata di restoran. Dia kewalahan. Saat seseorang mencari masalah, dia membangkang lalu ada senior cewek yang mengatasi orang pembuat onar.  Ternyata roknya disobek. Di sana Taki (Matsuha) membantu seniornya. Ah, benar-benar feminim (dia ngapain ya? nonton filmnya deh). Heheh

Saat berterima kasih karena sudah dibantu hari ini, malah seniornya bilang kalau dia khawatir karena kemarin Taki berkelahi. 

Sampai dirumah, saat melihat hp Taki, Mastuha merasa sungguh enak bisa tinggal di Tokyo. Catatan yang rapi dan selama melihat foto-foto ternyata di sana juga ada foto senior kerja Taki. Membuat Matsuha meninggalkan catatan kejadian selama ia berada dalam tubuh Taki, membuat Taki terheran saat peringatan catatan berbunyi saat sarapan bersama ayahnya. Hahah, ada gambar love-lovenya dalam catatan lagi. Ckckck.

*****
Setelah berpikir dengan melihat catatan HPnya (Taki). 

Matsuha. Menginat ia bangun dengan tangan penuh tulisan pertanyaan. Setelah kejadian dikelas dan catatan penuh pertanyaan. Setelah diceritakan oleh Sayachin sikap anehnya yang tiba-tiba pintang melukis dan berani menendang kursi saat temannya membicarakan kehidupannya, dll. Sepulang sekolah saat memeriksa bukunya yang lain yang ternyata penuh tulisan pertanyaan dan gambar lagi. 

Mereka sadar bahwa ternyata selama ini, bukan hanya sekedar mimpi. Pemicunya adalah tidur, penyebabnya masih misteri. Hahaha, begitu mereka menganggapnya.

Mereka saling meninggalkan catatan dan pesan di ponsel untuk menjaga gaya hidup mereka (peraturan sih, biar hidup mereka tidak mencolok berubah dikehidupan nyata). 

Setelah itu banyak yang mulai terjadi.

Saat menjadi matsuha, Taki menggendong neneknya untuk menuju tempat  penyimpanan persembahan kuil yang jauh di gunung. Yang di film ini diceritakan juga nanti saat tidak bisa bertukar tempat lagi Taki menggambar tempat itu. Mencari kota tempat Matsuha. 


Di film ini Matsuha juga membantu Taki mendekati (melancarkan hubunganya) dengan senoirnya yang sudah lama Taki suka. Namun sayang seniornya menyadari bahwa Taki yang sebenarnya tidak menyukainya lagi namun menyukai orang lain. Di penghujung kencan seniornya mengatakan itu.

Di film ini. Ternyata neneknya juga menyadari apa yang terjadi pada Matsuha, karena sesunggunya neneknya, ibunya juga mengalami hal yang sama.

Dalam film ini, saat Mitsuha bersama teman-temannya mengikuti festival ternyata ada hujan meteor dan terjadi di kota mereka. 

Setelah kencan berakhir, Taki menyadari bahwa ada nomor Mitsuha di HPnya namun saat dia menghubunginya tidak bisa. Karena tidak bisa bertukar tubuh juga. Taki memutuskan untuk pergi mencari Matsuha dan melihatnya langsung.

Lama mencari ternyata dia tidak berhasil. Bermodalkan gambarnya ia bertanya sana sini. Hingga saat ia makan siang dilestoran. Iya bertanya, ternyata suami pemilik toko dulu tinggal di sana. Kota tempat terjadinya meteor. Ia mengantarkan untuk melihat langsung tempat dari SMA Matsuha. Danau dan seluruh pinggiran kota habis.

Ternyata, kejadian komet itu sudah 3 tahun lalu. 

Bagaimana bisa? bagaimana cerita selanjutnya? Ah, ternyata kalian harus nonton ya agar tau. Nurmi sudah ngantuk ni untuk bercerita lebih banyak. Hehehe,

Ah, sayang sekali ya. Nurmi harus berhenti cerita di sini padahal ini baru cerita dimenit ke 50 dari 143 menit film ini.

====

Intinya cerita ini berpusat pada dua tokoh itu. Matsuha dan Taki. Bagaimana Taki menyaksikan proses kehidupan Mitsuha dari lahir hingga dalma mimpinya? Bagimana Taki berusaha mengenyelamatkan masyarakat dari jatuhnya meteor. Meyakinkan walikota dan meminta bantuan Sayachin dan Tasiee.

Apa yang sebenarnya terjadi pada Matsuha? Kenapa Taki sering memakai gelang dari ayaman benang merah yang mirip dengan ikat rambut Mitsuha dalam mimpinya? kenapa ia memakainya sejak 3 tahun lalu?

Ah, silahkan nonton film yang dirilis pada bulan Agustus 2016 ini di 85 negara. Wow, 

wajar saja, retingnya mencapai 8.6 ya.... :)

=====

Semoga bermanfaat. Thanks atas kunjungan dan kpomentarnya. Salam kenal,

Contoh Soal tentang Hukum Kepler dan Pembahsannya

Nomor 1

Dua planet A dan B mengorbit matahari. Perbandingan antara jarak planet A dengan planet B ke matahari RA : RB = 1 : 4. Apabila periode planet A mengelilingi matahari adalah 88 hari, maka periode planet B adalah...
A. 500 hari
B. 704 hari
C. 724 hari
D. 825 hari
E. 850 hari


Nomor 2

Planet A dan B masing-masing berjarak rata-rata sebesar P dan Q terhadap matahari. Planet A mengitari dengan periode T. Jika P = 4 Q, maka B mengitari matahari dengan periode...
A. 1/12 T
B. 1/10 T
C. 1/8 T
D. 1/6 T
E. 1/4 T 



Semoga bermanfaat. Thanks atas kunjungan dan kpomentarnya. Salam kenal. Saya Nurmi.

Selasa, 13 September 2016

George Ohm, Penemu Hukum Ohm








Georg Simon Ohm (16 Maret 1789 – 6 Juli 1854) adalah seorang fisikawan Jerman yang banyak mengemukakan teori di bidang elektrisitas. Karyanya yang paling dikenal adalah teori mengenai hubungan antara aliran listrik, tegangan, dan tahanan konduktor di dalam sirkuit, yang umum disebut Hukum Ohm.

Biografi

Georg Ohm dilahirkan dari pasangan Johann Wolfgang Ohm, seorang tukang kunci, dan Maria Elizabeth Beck, seorang penjahit. Walaupun ayahnya hanya berprofesi sebagai tukang kunci, namun dia mampu memberikan anak-anaknya pendidikan yang tinggi melalui ajarannya sendiri. Sebenarnya Georg Ohm terlahir sebagai 7 bersaudara, namun hanya 3 yang bertahan melewati masa kecilnya, yaitu Georg, Martin (matematikawan terkenal), dan Elizabeth Barbara. Pada tahun 1805, Ohm masuk ke Universitas Erlangen namun keluar di semester ketiga dan kemudian pergi mengajar matematika di sekolah Gottstadt bei Nydaud, Swiss. Georg Ohm meninggalkan sekolah tersebut pada Maret 1809 untuk menjadi guru privat di Neuchâtel. Atas nasihat dari Karl Christian von Langsdorf, dia kembali melanjutkan studi di bidang matematika dan pada April 1811, dia kembali ke Universitas Erlangen.

Pada 25 Oktober 1811, Ohm memperoleh gelar doktor di bidang matematika dari Erlangen dan bergabung sebagai staf dosen matematika. Menyadari bahwa pekerjaan tersebut tidak memiliki prospek yang baik dan uang yang diterima sedikit, maka dia meninggalkan pekerjaan tersebut dan menerima tawaran pemerintah Bavaria. Tawaran untuk mengajar sebagai guru matematika dan fisika di sebuah sekolah berkualitas rendah di Bamberg diterimanya pada Januari 1813. Dia juga bekerja sebagai penulis buku sekolah dasar tentang geometri, namun Ohm tidak merasa bahagia dengan pekerjaannya. Pada Februari 1816, sekolah tersebut ditutup dan pemerintah Bavaria mengirimnya ke sekolah yang penuh sesak di Bamberg untuk mengajar matematika. Pada 11 September 1817, Georg Ohm menerima tawaran mengajar matematika dan fisika di Gimnasium Jesuit, Cologne. Di tempat itu, dia mulai melakukan berbagai eksperimen hingga kepindahannya ke Berlin pada Maret 1928 karena antusiasme terhadap karyanya tidak terlalu baik.

Pada tahun 1833, Ohm mendapatkan pekerjaan dan gelar profesor dari salah satu universitas di Nüremberg. Meskipun demikian, universitas tersebut bukanlah yang dicita-citakan olehnya. Pengakuan dan penghargaan masyarakat terhadap karya-karya besar Ohm terlambat dia terima dan untuk mendapatkannya pun, dia harus berusaha susah payah dan dalam waktu yang lama. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh hubungannya yang tidak terlalu baik dengan beberapa tokoh berkuasa, seperti Johannes Schultz, tokoh berpengaruh dalam departemen pendidikan Berlin, dan Georg Friedrich Pohl, profesor fisika di kota tersebut. Royal Society memberikan penghargaan Medali Copley pada Ohm pada tahun 1841 dan setahun kemudian, dia menjadi anggota Royal Society. Akademi Berlin dan Turin juga memilih Ohm sebagai anggota, dan pada tahun 1845, ia menjadi anggota penuh Akademi Bavaria. Pada tahun 1849, Ohm mengambil jabatan di Munich sebagai kurator Akademi Bavaria dan mulai mengajar di Universitas Munich. Dua tahun sebelum kematiannya, dia berhasil meraih ambisinya menjadi ketua bidang studi fisika di Universitas Munich.

Penemuan

Naskah ilmiah yang pertama kali dipublikasikan oleh Ohm berisi tentang pemeriksaan penurunan gaya elektromagnetik yang dihasilkan oleh suatu kawat yang diperpanjang ukurannya. Naskah tersebut memperlihatkan hubungan matematis yang murni berdasarkan pada eksperimen yang dilakukannya. Setahun kemudian, pada 1826, Ohm mempublikasikan dua naskah ilmiah yang memberikan gambaran tentang konduksi model sirkuit yang didasarkan oleh studi Fourier tentang konduksi panas. Di dalamnya, dia juga mengajukan suatu teori untuk menerangkan tentang elektrisitas galvanik. Naskah kedua yang ditulisnya pada tahun tersebut memuat langkah awal dari teori komprehensif yang berperan untuk mendukung penerbitan bukunya yang terkenal berisi hukum Ohm (1827).

Ketika sel elektrokimia baru ditemukan oleh Alessandro Volta, Omh menggunakannya untuk eksperimennya hingga menghasilkan hukum Ohm. Dengan bantuan peralatan yang dibuat sendiri, Ohm mengemukakan bahwa arus listrik yang mengalir melalui kawat sebanding dengan luas penampang dan berbanding terbalik dengan panjang kawat tersebut. Hukum Ohm tersebut dituliskannya dalam buku berjudul Die galvanische Kette, mathematisch bearbeitet (1827).

Semoga bermanfaat. Thanks atas kunjungan dan kpomentarnya. Salam kenal. Saya Nurmi.

Jumat, 26 Agustus 2016

Final DBL East Kalimantan 2016 (Duel Dua Sekolah dan Dua Kota)

Okey guys. Kalian pasti merasa aneh, karena nurmi baru kali ini posting tentang olahraga. Hehehe,
Nggak apa-apa dong. Sebenarnya Nurmi suka olahraga kok, termaksud nonton pertandingan. Meskipun bisanya cuma beberapa olahraga  dan sekarang malas-malasan, kecuali renang--masih sekali-kali. Tapi nontonya masih dong. Lewat Youtube, TV, nonton langsung. Ah, kebanyak curcol kan Nurmi. Abaikan guys, karena kali ini, Nurmi mau ngasih info tentang pertandingan 'FINAL' besok. 

=====
Gelaran Honda Devolopmental Basketball League (DBL) East Kalimantan Series 2016 yang diadakan diselenggarakan 19-27 Agustus 2016 di Gor Segiri Samarinda. Dan esok telah memasuki babak final.

Misi mengawinkan juara akan menjadi tujuan  final DBL esok hari. Bagaimana tidak. Baik team putra ataupun team putri berasal dari dua sekolah yang sama. SMA 3 (Smaga) Samarinda dan SMA 1 (Smansa) Balikpapan. Selain misi tersebut, misi membawa nama kota asal masing-masing juga seperti akan menjadi hal yang menjadi daftar tujuan. Heheh, 

=====
Setelah tiga tahun terakhir putra Smaga Samarinda gagal mewujudkan kawin juara, pencapaian mereka hanya mencapai semifinal. Sepertinya tahun ini mereka akan berjuang lebih  dengan penuh tekat juara. Sedangkan putra Smansa perna mewujudkan misi tersebut di tahun 2009 dan menjadi juara di 2013.

Di tim putri. Smaga Samarinda adalah langganan juara. Tidak mungkin mudah mereka ingin menyerahkan gelar itu. 
=====

Dalam semifinal kemarin (25/8) para putri yang lebih dulu mengamankan tiket ke final party. Sementara, putra mengamankan tempat di final pada pertandingan ketiga.



Penasaran dengan penampilan dua sekolah sekaligus mewakili dua kota tersebut. Saksikan final party Honda DBL East Kalimantan Series 2016, besok di GOR Segiri Samarinda. 27 Agustus 2016.

 "Saya sih masuk daftar pendukung SMAGA."


Dance SMAGA juga masuk loh guys.
Dukung SMA Favorite kalian ya dengan rame-rame datang ke Final Party Honda DBL 2016 East Kalimantan Series.

Oia, Ada BUDI DO RE MI juga loh.... :)

Senin, 22 Agustus 2016

Review Film Strobe Edge

Hai, yang suka nonton film. 



Kali ini, Nurmi mau post tentang film jepang yang bercerita tentang cinta remaja. Dari pada terlalu banyak bilang ini itu, baiknya langsung aja ya.

*****
Film yang berjudul Strobe Edge ini merupakan film yang dirilis pada 14 Maret 2015.  Di adopsi dari manga karangan Io Sakisaka. Film ini hanya berdurasi 115 menit. Sebelum bercerita tentang bagaimana filmnya, berikut ini cast dalam film Strobe Edge.

Eh, itu dia castnya.
Alasan awal nonton film ini karena bosan dan kepengen nonton. Pada saat internet lancar dan tidak punya banyak waktu luang, aku memilih film yang berdurasi tidak terlalu lama. Selain itu karena lama tidak menonton film jepang. Maka terpilihlah film ini. 

Awalnya tidak terlalu berharap akan mendapatkan film yang bagus dan membuat senang. Meski dari poster yang dimunculkan film ini membuatku ingin cerita yang menarik. Hehehe,

*****
Stobe Adge bercerita tentang seorang gadis bernama Ninako yang menyukai seorang cowok bernama Ren yang satu sekolah dengannya dan berangkat serta pulang sekolah selalu satu kereta.

Suatu pagi, Nanako menyatakan perasaannya, namun ditolak oleh Ren dengan alasan dia memiliki pacar. Ternyata Ninako sudah mengetahuinya, dia hanya berdiat untuk menyatakan perasaannya dan meminta Ren meperlakukannya biasa saja, tetap seperti teman.

Ninako memiliki teman dekat yang sering bersamanya dan mengetahui perasaan Ninako. Noriko, Sayu, dan Tamaki sering menasehatinya seputar perasaannya dan kesempatannya untuk menjadi Ren. Karena ternyata Daiki, sahabat sejak kecil Ninako dan juga teman sekelasnya jelas-jelas menunjukan rasa suka dan menyatakan perasaannya meski Daiki menetahui perasaan Ninako terhadap Ren.

*****
Ren yang adalah sosok cowok yang terkenal cool dan populer yang disukai oleh banyak gadis di sekolahnya. Semua siswa juga tau bahwa Ren memiliki pacar yang cantik, seorang Model. Mayuka, kakak dari Daiki.

*****
Masa kenaikan kelas, ternyata Ren, Daiki, Ninako dan sahabatnya satu kelas. Begitu juga dengan sahabat Ren, Takumi Ando. 

Saat pertama kali masuk kelas, Ando langsung menyapa Ninako dengan kalimat.
"Bukanya kamu cewek yang ditolak Ren."
Raut wajah Ninako berubah dan teman-teman sekelasnya menatapnya.
Ternyata Ando mengetahui peristiwa hari itu karena ia juga berada sana. Meski begitu hubungan mereka semua masih baik-baik saja. Bahkan Ando sangat mengerti perasaan Ninako. Sehingga dia rela menawarkan diri menjadi relawan yang disuruh guru berbelanja, untuk bersama Ren dan Ninako. 

*****
 Pada saat berbelanja. Padahal sebentar lagi akan selesai. Namun Ando pura-pura capek, haus dan lapar. Ninako mengiyakan agar mereka beristirahat sebentar, ternyata Mayumi datang, sehingga mereka berempat makan bersama. 

Di saat itu Ando mengetahui perasaan Ninako tidak nyaman. Raut wajahnya menahan perasaan yang sakit. Ketika Mayuka membahas gantungan HP milik mau yang diberikan Ren sebagai pengganti gantungan HP yang diinjak Ren di kereta. Em,, kalau aku sih akan kesal juga ya, so yang milih ternyata Mayuka. Tapi si Ninako tahan banget. 

*****
Acara belanja dilanjutkan. Ketika penyembarangn jalan. Ando berpura-pura tali sepatunya lepas agar Ninako menunggunya sehingga tidak menyebrang.

Ando berteriak untuk pulang duluan bersama Ninako, karena Ren juga sedang asik dengan Mayuka.
Ando sontak menarik tangan Ninako dan berlari. Mereka menuju sebuah kursi dibawah pohon dan beristirahat disana sambil membahas alasan Ando berpisanh dari Ren.

*****
Ren yang bekerja paruh waktu, pernah pingsan di stasiun karena kelelahan. Saat itu Ninako yang merawatnya.

*****
Mayuka dan Daiki sanngat kecewa dengan orang tua mereka yang bercerai. Saat itu Ren dangat menyemangati Mayuka. Sedangkan Daiki memandang Ninako berharga karena telah menjadi dukungan emosional saat orang tua mereka bercerai ini.

*****
Ando yang merupakan sahabat Ren dari SMP menyadari bahwa Ren sebenarnya memiliki tatapan yang berbeda terhadap Ninako. Namun Daiki dan Sayu hanya percaya bahwa mereka hanya berteman, dan Ren tidak menyukai Ninako.

*****
Dimalam kembang api, Ando mengajak Ninako bersama. Namun ternyata Ninako sudah janjian dengan temannya. Meski begitu Ando tetap ingin pergi bersama bertiga. 

Mayuka ternyata memiliki acara yang berhubungan dengan karir modelnya. Sedangkan Ren sibuk kerja. 

Ando yang datang ketempat kerja Ren. Mengakui bahwa ternyata dia menyukai Ninako dan mulai akan berjuang. Ninako yang datang bertemu Ando ternyata sendirian karena temannya ternyata sakit. Saat itu Ren melihat Ninako terpana dengan keimutan Ninako.

*****
Saat malam kembang api itu, ternyata seorang gadis menyapa Ando dan bertanya kepada Ninako, apa dia pacar Ando. 

Ando marah dengan gadis tersebut dan pergi. Ninako mengejarnya dan mempertanyakan sikapnya.
Ando bercerita tentang cinta pertamanya semasa SMP yang ternyata menghianatinya bersama sahabatnya.

Di malam yang sama, Ando menyatakan perasaanya kepada Ninako, meskipun ia tau perasaan Ninako terhadap Ren, ia mengatakan siap menghapus hal itu berlahan. Ando tidak menginginkan jawaban saat itu. Namun akan siap menunggu. Ando meninggalkan Ninako. Saat itu kembang api nampak cantik di langit. 

Saat pulang Ninako  berdiri di luar tempat kerja Ren, di sana ia melihat Mayuka sedang duduk sedangkkan Ren berdiri di dekatnya dan mereka tampak tertawa. Ninako menangis, Ren melihatnya.

******
Mayuka memutuskan Ren, karena ia sadar bahwa Ren selama ini hanya ingin melindunginya sedangkan dihatinya orang lain.

*****
Saat Ren mulai menunjukan perasaanya kepada Ninako dan mereka mulai lebih akrab dari biasanya. Ternyata Mao menceritakan kejadian saat SMP tentang dia, Ren dan Ando. 

Mao yang kini satu sekolah dengan mereka berusaha untuk memperbaiki kesalahannya, namun Ando sudah terlanjur menyukai Ninako. 

Ninako menghindari Ren. Termaksud marah dan menolaknya saat Ren menyatakan perasaanya di hari fertival sekolah. 

Di hari yang sama Mao yang diganggu oleh anak-anak cowok ditolong oleh Ando. Setelah mereka bebas, Mao bercerita kejadian yang sesungguhnya terjadi saat mereka SMP. Ando sudah tidak mempermasalahkanya karena selama ini ternyata hal itu juga membuat Mao dan Ren terluka. Namun tetap saja ia sudah menyukai Ninako.

*****
Ren berpapasan dengan Ando saat di depan gedung sekolah. Ren mengatakan pada Ando bahwa ia ditolak.

Ren sempat menoleh berharap Ninako ada dibalik kaca di atas sana menatapnya, namun Ninako bersembunyi dibalik korden.

Ando menemui Ninako di kelas. Ando mengiklaskan jika Ninako menerima Ren, dan menyuruhnya mengejar Ren. 




======
Bagaimana cerita lengkapnya, detailnya. Silahkan ditonton filmnya. Bagi saya ini termaksud film yang bagus. Di mana menceritakan tentang perasaan yang kuat, harapan ingin bersama namun tidak ingin melukai orang lain. Tidak tergolong lebai. Karena dalam kehidupan nyata sering terjadi hal seperti ini. Meskipun yang di sekitar kita hal ini malah lebih terkesal lebai. Hahaha, 

Di sini menceritakan bagaimana menerima dan menyikapi cinta lama dan cinta baru. ---Pembelajaran buat kalian yang sulit move on. Heheh


Kamis, 18 Agustus 2016

Final Bulutangkis Olimpiade Rio 2016, Tontowi dan Liliyana Meraih Emas, INDONESIA RAYA Berkumandang

Hai semuanya pecinta Badminton. Ada berita menggembirakan untuk kita semua.
Kemarin Indonesia telah merayakan Hari Kemerdekaan yang ke -71 tahun. Pelaksanaan upacara bendera telah berlangsung di Istana negara dan di seluruh penjuru negeri ini. Terlepas dari berbagai alasan dan keadaan yang berbeda-beda serta pemberitaan yang sempat menyebar tentang paskibra. Secara garis besar, perayaan kemerdekaan berlangsun lancar.

Dan, 
Malam harinya, suka cita kita bertambah dengan perolehan mendali emas anak bangsa ini dicabang olehraga Badminton. Setelah penantian Liliyana Nasir selama 8 tahun. Kali ini ia membuktikanya, bersama Tantowi Ahmad. Mereka berhasil mengumandangkan Indonesia Raya. 

***
Tantowi dan Liliyana atlit terakhir yang bertanding di Olimpiade Rio dan satu-satunya harapan tersisa untuk mendapatkan mendali emas untuk Indonesia. Mereka membuktikanya setelah melawan pasangan malaysia. Tantowi dan Liliyana menang dengan 2 set.


***
Ah. nangis haru bangga saat Indonesia Raya berkumandang. Bangga banget sama kalian. My favorite couple. 




Silahkan disaksikan saat Indonesia Raya berkumandang, jangan lupa bersyukur atas hidup kita. Atas prestasi kita. Prestasi anak negeri ini di bidang apapun itu.

"OPTIMIS. AKU BISA.KITA BISA" Sugesti diri dan tularkanlah positive thinking. :D

Perolehan mendali Indonesia di Olempiade Rio 2016
*****
Oke. Guys. Berikut ini peralihan Mendali selama bertahun-tahun pelaksanaan olimpiade cabang bulu tangkis.

-Barcalona, 1992-

  • Alan Budikusuma Wiratama (Tunggal Putra) - Emas
  • Ardy Bernardus Wiranata (Tunggal Putra) - Perak 
  • Hermawan Susanto (Tunggal Putra) - Perunggu
  • Lucia Francisca Susi Susanti (Tunggal Putri) - Emas
  • Eddy Hartono  dan Rudy Gunawan (Ganda putra) - Perak

-Atlanta, 1996-

  • Mia Audina Tjiptawan (Tunggal Putri) - Perak
  • Lucia Francisca Susi Susanti (Tunggal Putri) - Perunggu 
  • Rexy Ronald Mainaky dan Ricky Ahmad Subagja (Ganda purta) - Emas 
  • Antonius Budi Ariantho dan Denny Kantono (ganda putra) - perunggu


-Sydney, 2000-


  • Tony Gunawan danRafael Candra Wijaya (ganda putra) - Emas
  • Tri Kusharyanto dan Minarti Timur (ganda campuran) - Perak
  • Hendrawan (tunggal putra) - perak

-Athena, 2004-

  • Taufik Hidayat (tunggal putra) - Emas
  • Sony Dwi Kuncoro (tunggal purta) - perunggu 
  • Eng Hian dan Flandy Limpele (ganda putra) - perunggu


-Beijing, 2008-

  • Markis Kido dan Hendra Setiawan (ganda putra) - emas
  • Liliyana Natsir dan Nova Widianto (ganda campuran) - perak
  • Maria Kristin Yulianti (tunggal putri) - perunggu
  

-London, 2012-

TIDAK ADA

-Rio, 2016-

Tontowi Ahmad dan Liliyana Nasir (Ganda Campuran) - Emas



 


Senin, 08 Agustus 2016

PPL PPG Universitas Mulawarman Hari Pertama (SMA Negeri 3 Samarinda) #CatatanNurmi #8Agustus2016

Selamat pagi pembaca semua? Semangat pagi. Apa kabar hari ini?

Kali ini, Nurmi sedikit ingin bercerita proses hari pertama PPL PPG di SMA Negeri 3 Samarinda. yaitu tanggal 08 Agustus 2016.

 *****
Seperti intruksi saat pembekalan PPL tanggal 3 dan 4 Agustus minggu lalu, bahwa proses pengantaran akan didampingin oleh  DPL (dosen pembimbing lapangan) namun peserta PPL harus lebih dulu berada di sekolah dan mengikuti kegiatan upacara di sekolah penempatan masing-masing, begitu juga dengan yang di tempatkan di SMA Negeri 3 Samarinda.

Peserta yang terdiri dari 5 S1 Pendidikan Fisika dan 3 S1 Pendidikan Bahasa Inggris.
Pendidikan Fisika :
1. Bagus Trihartoko, S.Pd
2. Eka Wijayanti, S. Pd
3. Irham, S. Pd
4. Nurmiati, S. Pd
5. MyGiver Onsu, S.Pd

Pendidikan Bahasa Inggris:
1. Amirullah Rembang, S.Pd
2. Cecep Riyanto, S.Pd
3. Normalida Safitri, S. Pd


*****
Upacara bendera dimulai pukul 7.15  hingga pukul 08.15. Saat upacara kali ini yang bertugas adalah kelas XI MIA 1, XI MIA 2, dan XI MIA 3. Dalam amanat pembina upacara di sampaikan beberapa hal diantaranya:
  • Pelaksaan upacara : Petugas sudah melaksanakan dengan baik, ucapan terima kasih kepada petugas dan peserta upacara. 
  • Pelaksanaan HUT SMA Negeri 3 Samarinda . yang ke 34 dan HUT Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ke 71.
  • Apresiasi untuk siswa-siswi yang berprestasi. Baik tingkat provinsi maupun tingkat Nasional. 
  • Apresiasi untuk siswa-siswi yang telah menyelesaikan kelas musim panas di Jerman dan siswa yang baru kembali dari Hongaria pertukaran pelajar selama setahun. Mereka diberikan kesempatan untuk menyampaikan beberapa kalimat tentang pengalaman mereka.
  • Perkenalan peserta PPL kepada siswa-siswi dan guru oleh kepala sekolah, dengan menyebutkan asal perguruan tinggi. (karena peserta terdiri dari PPL PPG, Reguler UNMUL, IKIP, IAIN)
  • Penyampaian terkait ekstrakurikuler dan beberapa hal untuk kelas X (murid baru)

Setelah kepala sekolah (Abdul Rozak Fahrudin, M. Pd) selaku pembina upacara meninggalkan langan upacara. Kegiatan Upacara diakhiri dan dilanjutkan dengan sesi penyerahana piala-piala dari siswa-siswi SMA Negeri 3 Samarinda kepada pihak sekolah yang diterima oleh kepala sekolah langsung.


*****
Sesuai dengan kesepakatan. Acara penyerahanan dari DPL ke pihak sekolah di laksanakan pukul 9:00. Bertempat di ruangan kepala sekolah.

Dihadiri oleh:

1. Bapak Kepala sekolah
2. Waka Kurikulum sebagai salah satu guru pamong Fisika
3.  Waka Kesiswaan
4. Dua Dosen Pembimbing Lapangan
5. Guru Pamong Fisika kelas X dan XI
6. Guru Pamong Bahasa Inggris
7. Peserta PPL PPG UNMUL

Acara penyerahan ini berlangsung hingga 10:20. Terdiri dari penyampaian kepala sekolah, penyampaian masing-masing DPL. Dilanjutkan dengan perkenalan. Dan, pembicaraan beberapa hal yang penting dalam kegiatan PPL yang dilaksanaan.


*****
Karena hari ini masih proses observasi. Kami akan mengenali kekiagatan dan keadaan sekolah. Tugas pertama yang diamanakan kepada kami ini yaitu, pengoreksian hasil tes untuk pindah kelas bagi siswa-siswi kelas X yang ingin masuk kedalam IPA. Sedangkan sebelumnya mereka ditempatkan di IPS.

Hanya sebentar saja, sekitar 30 menit. Selanjutnya kami menuju perpustakan untuk mengetahui keadaan. Dan, istirahat siang.

*****
12.30 kami mengikuti rapat yang dilaksanakan di ruang guru.  Setelahnya kami berdiskusi kembali dengan guru Pamong.

Untuk Fisika, karena ada dua guru pamong sehingga dari lima peserta PPL PPG dibagi menjadi dua. 3 orang akan mengajar di kelas XII dan 2 orang di kelas XI sebagai kelas utama. Namun tidak menutup kemungkinan akan diberikan kelas tambahan di kelas X.

*****
Oke. Bersamaan dengan lonceng pulang, maka selesailah kegiatan observasi PPL PPG hari ini. Seperti hari -hari berikutnya, kami akan stay in school, pukul 07:00 - 14.30.

#Semoga PPL kali ini di lancarkan #SesuiaHarapan #Mendapatkankasil yang terbaik 
#PPLPPG #PTK
*****
Itu, sekilas tentang kegaitaan di hari pertama PPL PPG. Bagaimana kondisi sekolah dan KBM di kelas? Nanti akan diposting dihari-hari berikutnya. :)

=====
Salam kenal. Thanks atas kunjungan dan komentar blognya...