Minggu, 30 Desember 2012

Sahabat Dari Dunia Maya

Ini dia teman-teman saya yang akrab berawal dari dunia maya...

Special untuk Si-Nenek (panggilan Lucu-aja)
Nama akademinya Eushi, Nama FBnya Nhatiens CieElf. 
Dia tinggal dan kuliah di Medan tapi keturunanan Sulawesi Tenggara


Special For Rui,,

Hai, apa kabar dirimu di sana di seberang lautan. Terpisah pulau .

kangen juga kau memanggilku bu;guyu (hanya karena aku lebih tua setahun dan aku kuliah jurusan Pendidikan Fisika). Ya, meskipun awalnya kita kenal melalui akademi dunia maya (AstraFF) tapi jujur aku senang bisa mengenalmu. menjadi orang yang setia memotifasimu. Meskipun aku tak tau, apa kata-kataku berarti untukmu. Setidakknya nyangkut di kepalamu juga tak apa.
Apa kabar Batam ?
Pertanyaan itu yang dulu sering ku tanyakan. Namun itu sudah basi karena si-Ui-ku telah berhasil masuk Uniersitas UI.
"Selamat ya~Salam sukses selalu."

Special untuk Raihan (Upss~Dia~Cewek-Loh)

Dia tinggal di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Dan aku Kalimantan Timur. Ya, tetap saja belum pernah ketemu.
Di akademi AstaFF (kademi dunia maya) dia salah satu Sraff Pengajar yang di singkat PA (Pembina Akademi). Dia  staff yang paling sering menyapa.





==============
*Si Salju*
Em...Tak tau harus menulis apa tentangnya. Heheheh~ Dia terlalu misterius. Bagimanapun tau ada orang sepertinya di dunia ini bahkan mengenalnya itu suatu hal yang selalu saya syukuri, karena saya bisa belajar sesuatu yang sulit saya lakukan. Apa itu? hanya saya dan Tuhan yang tau, mungkin kak-Chandra pun tak tau.

Yah, inilah saya yang selalu menanamkan bahwa belajar bisa kapan saja, di mana saja, pada siapa saja, dari hal sekecil apapun. Smile...

Ayolah kak, sekali-kali ganti emotnya. Saya senang bisa mengenalmu. Tak perduli apa yang kau pikirkan tentangku, orang lain pikirkan, atau apa yang saya pikirkan, yang penting saya BENERAN DEH mau jadi ade yang bisa bertukar pendapat, bercerita banyak tentang kehidupan hingga mampu belajar maknanya, ingin bertanya ini-itu. Tapi ya sudahlah, memang pembawaannya begini. Jika mengobrol denganmu, saya ikutan seperti orang formal. Hahahahaha~~~

01-09-13

Hari ini. Kak C dapat serangan ke'GaJe'anku lagi. Hehehe. Maaf ya kak, saya hilaf.

09-09-2013
Lagi ultah ya kak. Saya hanya bisa mendoakan yang terbaik bagi Allah untuk kakak.

"Semoga kerjaannya lancar ya, semoga kesehatannya terjaga, semoga aktivitasnya lancar, dan semoga hari-harinya semakin baik. Amin."

08/11/2014 __Horaiiiii....

Dia kembali setelah tepat 9 bulan yang lalu menghilang. Senang sekali rasanya. Si salju membuatku tertawa, berjingkrak, dan berceloteh banyak hari ini. Thanks, kamu membuatku bersemangat lagi.
 ==============

*Si Baik KaHes*
Aku sering memanggilnya kak Junot atau kak Hesa. Nama itulah yang pertama ku tau saat mengenalnya. Aku mengenalnya 2010, awal tahun. Saat itu aku telah menghapus Facebook lamaku dan membuat yang baru. Saat mencari teman-temanku aku menjadikannya teman. Tiga hari dikonfirmasi dan ternyata aku salah orang.

Grafik online kak Hesa itu titiknya berjauhan. Seminggu sekali baru chat denganku. Kami memutuskan untuk berkomunikasi lewat ponsel saja. Dan Alhamdulillah sampai sekarang. Meskipun dia tidak menggunakan facebooknya lagi, atau telah membuat ulang lalu tak terurus lagi, namun komunikasi itu masih terus ada. Semoga nanti, aku akan bertemu dengannya mendengarkan suaranya secara langsung, dan mengobrol denganya secara langsung. Amin
2012
Masa KKN ku ternyata membuatku sulit berkomunikasi dengan keluarga dan teman-teman. Sinyal yang tak ada/ hanya sedikit menjadi masalah utama untuk hal itu. Meskipun tidak sering tapi masih sempat kok. :D
2013
Aku lupa bercerita pada kak Hesa tentang gelombang kehidupanaku yang tinggi di pertengahan tahun 2012 sebelum KKN. Tapi aku berhasil bercerita, dan betapa kagetnya dia. Yah, dia memang kakak yang selalu bersikap bijak. Kata-katanya membuatku cepat mengerti dan merasa nyaman dinasehati serta dimotifasi olehnya.
Canda juga membuatku menyukai sosoknya. Tak selalu pembicaraan serius. Saat ini aku benar-benar berharap suatu saat akan bertemu.
Aku sibuk dengan PPL di sekolah selama 5 bulan dan aku sibuk menyusun skripsi. Di akhir tahun aku berhasil menyelesaikan skripsiku. PPL dengan nilai A dan Skripsi juga dengan nilai sama. Sayang, aku tak bisa berbagi kebahagiaan karena aku kehilangan jejak kak Hesa.
2014
OMG... Lama menghilang kak Hesa muncul kembali. Tuhan selalu tau saat-saat saya begitu rindu. Akhir tahun ini kak Hesa akan berangkat ke Yaman. Dia sempat ragu, itu yang kusimpulkan dari percakapan kami beberapa hari, dia sempat bertanya juga padaku bagaimana pendapatku. Jujur, aku setuju saja karena jurusan yang akan diambil sesuai dengan latar belakang keluarganya, meskipun sedikit ragu karena kak Hesa lulusan S1 Ekonomi dan tidak ada hubungannya dengan jurusan S2nya kali ini. Sebagai sahabat tentu saya harus jujur dan juga memberikan saran yang masuk akal.
Akhirnya kak Hesa benar-benar pergi. Aku senang dan sedih. Aku  senang dia akhirnya yakin dan berusaha mencoba. Sedih karena aku takut tidak bisa berkomunikasi, dia akan menghilang bergitu lama bahkan kemungkinan peluang untuk bertemu semakin menipis.
Aku begitu bersyukur, ternyata beberapa hari kak Hesa berada di sana, kak Hesa menguhubungiku dengan nomor yang sama. Thanks God. Kami masih bisa saling menyapa meskipun hanya melalui bahasa tulisan dan suara. Kembali kami bercerita banyak hal. Kak Hesa bercerita tentang keadaannya di sana, sedangkan aku bercerita tentang pengabdianku di Papua sebagai guru SM3T.
2015
Di sini, aku baru selesai melaksanakan sholat isyah. Dari balasan pesan, di sana pagi hari. Aku bersiap-siap tidur karena keadaan di Papua ini tak mendukungku untuk menjadi kalong seperti biasanya di masa kuliah di Kalimantan. Sedangkan kak Hesa bersiap-siap ke kampus. Tuhan, ini juga sebuah cobaan. Perbedaan waktu ini membuatku sulit berkomunikasi.
Mungkin sebulan aku tidak tau kabarnya. Aku memikirkannya tapi kesibukan membuatku lebih mengharapkan nanti dia akan memberi kabar. Ini sudah hampir dua bulan loh. Kak Hesa apa kabar? Begitu kira-kira pesan yang ku kirim. Tak ada balas untuk beberapa pesan yang ku kirim beberapa hari.
Eh, kenapa kak Hesa malah ada di Indonesia. Setelah mendarat, kak Hesa menghubungiku. Katanya karena ada konflik negara maka dia harus pulang dan entah kapan akan kembali ke Yaman. Aduh, kakak. Kenapa begini, yang sabar ya. Rencana berubah, kak Hesa bilang mau kuliah di Indonesia saja, Malang. Aku sih, hanya bisa jadi pendengar dan mendukung. 
2016
Emm... Karena kesibukan masing-masing, agak sulit berkomunikasi dengan baik.

============
*Saeng Kirarin*
24/07/2013
Btw, semalam itu  isi sms Kirarin apa ya (?)

Hm...
"Eonni, Kangen" terus dibumbuhi emot lucu dan manja.
"Kangen kayak dulu lagi"

Tapii aku balas apa ya sampe dia bilang gini

"Eonni lama-lama jadi tambah puitis. Eon Mau tidur jam berapa? Kangen dulu kita sering begadang bareng ye."

dst....
Begadangnya ya nongkrong di akademi dunia maya, Hahaha, dasar pasukan NGALONG.
 Lalu dia bilang aku sekarang bersifat ke'IBU'annya terasa begitu kental, tidak seperti duu yang ceria dan sifat penyayangnya gimana gitu (?)

---Lah, kok dibilang gitu, aku loh gak ngerasa gimana-gimna, biasa-biasa saja. Yah, meskipun begitu kuakui   mungkin seseorang telah mengajarkanku dan tanpa sadar mengubahku untuk lebih positif dalam beberapa hal. Thanks.

=============



*****Thanks atas kunjungan dan komentar blognya...