Kisah pengabdian di Papua, kegiatan relawan dan kegiatan sosial penulis, materi pelajaran, info pendidikan, kegiatan KBM, kegiatan komunitas yang bermanfaat, review film dan novel sampai foto-foto alam yang dipotret sendiri oleh penulis, tentunya blog ini juga berisi curhatan dan uneg-uneg penulis. Salam kenal. selamat membaca dan semoga bermanfaat. Jangan lupa follow ya.
"Kencang sang waktu berlari tak mampu kita kendalikan dan tak mampu kita perlambat lajuna,
dentang lonceng malam ini tetap kau semakin dewasa, mengiringi usia kisah kehidupan.
Tidak berupa rangkain bunga atau hadiah istemewa, tidak pula sebuah puisi yang ditulis dengan pena penuh puja dan puji.
Hanya doa tulus terucap sepenuh hati, agar Tuhan senantiasa menjagamu disetiap engkau melangkah.
Doa kami, yang terbaik untukmu. Semoga semakin berkah umur, semakin sabar, dan semakin sukses. Senantiasa sehat dan terus menjadi lebih baik. Amin.
Selamat ulang tahun Mba Fitri dan Kak Daniel.
Senin, 30 Mei 2016
Mentang-mentang nggak ada di RAB, itu lilin gede apa. Hahah, lilin sisa. :p
Yang mau akhli buat KAPURUNG kayaknya perlu berguru sama kak Daniel ni.
Ini baru mau foto sama-sama, eh, berhampur dan itu wajah tidak bisa menghindar. Selamat ya mba Fitri, make up nya keren deh. :D
Mei juga bulan Giver dan Cecep. But, karena Giver sudah dikerjain pada masanya. Selamat ya kang Cep dapat jatah lumpur dan kue dikuma malam ini.
Pokoknya sukses selalu deh untuk kita semua. Sehat dan dilancarkan PPG. Semoga kebersamaan dan kekelurgaan kita semua di asrama dan di kegiatan kampus semakin erat dan. Kita semua bisa mencapai harapan kita bersama. Amin.
=====
Thanks atas kunjungan dan komentar blognya...
Hai, teman-teman pembaca semua. Ini adalah kampus saya, lebih tepatnya aku salah satu alumni dari Prodi (Program Studi) Pendidikan Fisika, FKIP Universitas Mulawarman. Samarinda, Kalimantan Timur.
Untuk tau sejarah Prodi ini, silahkan di tonton vidionya. Di sini aku hanya mau curhat tentang diri dan pengalaman selama menjadi salah satu mahasiswa diantara teman-teman yang lain.
----
Kembali mengingat beberapa tahun lalu, saat aku baru saja menyobek amplop pengumuman kelulusan SMA. Alhamdulillah dinyatan LULUS dengan nilai memuaskan.
Aku tipe anak yang suka pengalaman baru, selain itu merasa cukup mandiri dari pengalaman kos dari SMP dan tinggal bersama guru selama SMA membuatku untuk berkeinginan kuliah keluar dari Kalimantan. So, karena keadaan keluarga yang sepertinya meragukan, aku mengalah. Meskipun diam-siam aku juga mengusahakan beasiswa untuk kuliah di Universitas di SulSel dan Jawa.
Bermodal tabungan selama sekolah dan nekat (belum mengetahui Samarinda dengan baik), aku mendaftar dan melalui proses hingga ujian. Saat itu aku bingung mau pilih jurusan apa, masih sistem manual (belum online), antri di Gor 27 september untuk mendaftar dan mendapatkan buku petunjuk fakultas, jurusan dan informasi lain mengenai Universitas Mulawarman.
Bingung. Formulir mau diisi apa?
Menjadi Guru adalah harapan/cita-cita sejah duduk dikelas 3 SD dan ditanya salah satu guru (Bu Sri) tentang cita-cita. Karena saat itu aku sering ikut cerdas cermat IPA dan Matematika, aku jadi ingin menjadi Guru Matematika.
Lalu kenapa aku malah menjadi mahasiswa Pendidikan Fisika?
Saat melihat daftar mahasiswa yang akan diterima di buku. Terulis 80 untuk pendidikan matematika.50 Pendidikan Fisika.
Dasar anak bimbang. Ketika itu aku merasa tidak mungkin masuk di dalam daftar 80 orang dari sekian ratus orang yang memilih jurusan itu. lalu kata seseorang (pendengar perbincanag orang), jika kita tidak masuk daftar pilihan pertama maka kita diperhitungkan dalam daftar pilihan berikutnya. Sama halnya pikiran awal, aku tidak masuk daftar 50 orang yang memilih jurusan Fisika. Namun aku optimis masuk dalam daftar 130 orang. Maka jatuhlah pilihan pertama Fisika dan kedua Matematika. Hanya boleh memilih dua karena saat itu aku memilih IPA, bukan IPC.
Setelah mengisi semua formulir, aku mengumpulkannya kembali, dan meninggalkan kampus menuju kos salah satu kakak kelas selama SMA. Mempersiapkan diri untuk ujian tes.
Tempat ujianku di Fakultas MIPA. Aku datang sangat pagi karena hari sebelumnya saat jadwal pengecekan ruangan dan nomor aku tak datang. Bertanya pada satpam, ruangan tes yang bernama nama-nama ilmuan (aku lupa nama ruanganku), aku berhasil menemukan kursi bernomor kartu ujianku.
Perjuangan dimulai. Aku tidak mengisi semua soal. Hanya memilih yang kusuka dan kuanggap penting. Salah jawab akan mines, maka lebih baik cermat dalam memilih soal, jika ragu tinggalkan. Hehehe. Begitu pikirku saat itu. Aku lebih mudah mengerjakan soal eksak, terutama Matematika dan Fisika. Saat itu entah mengapa aku lebih merasa Fisika lebih madah.
----
Pendaftaran dikampus-kampus lain telah ditutup, bahkan di UNMUL juga sudah tutup termaksud pendaftaran untuk lokall. Namun pengumuman belum juga ada. Setiap hari aku sudah bertanya kepada teman di kota. "Sudah ada pengumuman belum? di koran juga belum ada?"
Aku tidak mendaftar di mana-mana, hanya satu itu saja. Selain keuangan yang tidak mendukung, aku merasa antara optimis dan pasrah pada takdir Tuhan akan masa depanku.
Alhamdulillah aku diterima. Sejak pengumuman itu, aku melepaskan beasiswa yang awalnya sangat kuusahan agar ibu mengizinkanmu meninggalkan Kalimantan. Aku berbesar hati untuk menjalani apa yang direstui orang tuaku. Meskipun aku tak pernah mendengar secara langsung dari mulut mereka, feeling seorang anak membuatku menyimpulkan begitu.
----
Aku menjadi mahasiswa Pendidikan Fisika. Ada rasa tidak terima di hati ini membuatku tidak begitu menikmati proses awal seorang MaBa (Mahasiswa Baru). Meskipun hati menolak kenyataan menjadi calon guru Fisika namun aku tetap mengikuti semua kegiatan, termaksud kegiatan ospek dll.
Beberapa bulan beralalu hingga satu semester selesai. Berbagai mata kuliah dan praktikum ternyata terlalui begitu saja. Nilaiku juga tidak buruk, IPK saat itu lebih dari 3.
----
Sempat aku berpikir, mungkin ini karma karena aku tidak begitu suka dengan pelajaran Fisika dan guru Fisika saat SMA. Upps, tidak sukanya di sini bukan hal negatif, tapi normal sebagai perasaan anak SMA yang terlalu banyak belajar Fisika.
Heheh, Maaf bu Indra.
Saat SMA, aku pernah mengikuti Olimpiade Fisika. Awalnya aku mempelajari tentang Astonomi lalu di pindahkan ke Sains. Itu sedikit menyebalkan.
Menjengkelkan lagi saat, suka-sukanya dengan guru Matematika, eh si ibu cuti hamil saat cuti habis beliau langsung pindah sekolah. Apa hubungannya dengan Fisika. aku jadi kesal dengan Matematika dan mulai belajar Fisika.
Saat menyebalkan lagi, saat kelas 3 mendekati try out dan ujian. Guru biologi cuti menikah. Semua jam Biologi di isi dengan Fisika. Itu membosankan.
Ada lagi yang bikin ennek sama Fisika. Setiap pelajarn Fisika, aku harus kekantor dan mencatat dipapan tulis contoh-contoh soal Fisika. Sering kali di suruh mengerjakan di papan tulis.Dan juga, saat aku sudah letih mencatatn segitu banyaknya di papan tulis. Saat pemeriksaan catatan dan tugas, aku dituntut untuk memiliki lekap seperti yang lain. Jujur itu sangat membuatku sering menulis ditengah malam yang sunyi dan kekurangan tidur. SAAT ITU AKU LAGI BERUSAHA MENYUKAI FISIKA. Aku tidak membenci Fisika lagi, bahkan saat tak ada tugas aku tetap belajar meskipun hanya sedikit saja.
----
Mengapa Fisika bukan pilihan pertamaku?
Ternnyata aku lebih mencintai Matematika dari pada Fisika, namun Tuhan menginginkaku belajar tentang sesuatu yang aku butuhkan bukan sesuatu yang aku inginkan.
Saat ini, aku telah berhasil menjadi Sarjana Pendidikan Fisika bahkan saat ini sedang menjalani hari-hari sebagai peserta PPG SM3T di kampus yang sama Universitas Mulawarman.
----
Penuh cinta dan terima kasih untuk keluargaku... <3 <3 <3
----
Untuk Guru-guruku. Terima kasih banyak., mohon maaf jika selama ini saya banyak salah. Teruatam guru Fisika ku, memang saya terkenal tidak banyak bicara dan tingkah aneh, maaf jika ternya saya mendumel (mengomel) di dalam hati. LOVE U BU INDRA. :)
----
Untuk dosen-dosen. Terimakasih atas ilmu yang bermanfaat ini. Dan ,teman-teman semua terimakasih. :D
----
Special thanks for God. Alhamdulillahirombbilalamin.
----
Catatan :
Optimis itu perlu namun harus diimbangi dengan usaha dan doa yang maksimal.
Jika ingin kuliah, pastikan jurusan dengan baik, ukur kemampuan diri, ukur kesempatan/peluang kerjanya, pilih jurusan yang tepat.
Saat keinginan tak capai, jangan menghakimi keadaan saat ini. Yakin saja semua ada hikmahnya. Tuhan Maha Penyayang dan Maha Mengetahui. Baik bagimu belum tentu baik bagi-Nya.
Hargai dan jangan pernah lupakan jasa guru-guru dan para pengajarmu. Mereka sosok pahlawan masa depanmu.
Restu orang tua adalah yang terbaik kawan. Karena doa mereka tak pernah hentinya mereka haturkan dan panjatkan kepada Sang Maha Segala-galanya. Kerja keras mereka demi kebahagian keluarga tak pernah terhenti oleh rasa letih. Bahagia anaknya adalah bahagia beliau. Jadi jika saat ini kau sedang tersenyum, jangan lupa memperhatikan senyum orang tuamu, apa mereka sudah bahagia karenamu?
Yang terpenting kawan. Sudahkah kita sadari bahwa hidup ini hanya sebentar. Sudahkan kita bersyukur atas segala karunia yang dititipkan pada kita? Sudahkah kita melaksanakn kewajiban kita tanpa menuntut hak-hak kita?
====
Ini hanya diari dari seorang anak dari keluarga sangat sederhana, anak bangsa yang menginginkan masa depan cerah dalam satu sisi perjalanan hidupnya, jadi abaikan jika tidak penting kawan. Lebh baik waktu kau gunakan untuk hal bermanfaat. Namun, jika kiranya ini memberikan pembelajaran. Silahkan kawan. Silahkan kita koreksi diri kita msasing-masing.
Salam hangat dan salam semangat, :D
Sabtu, 28 Mei 2016
====
Ini kisahku, mana kisahmu?
*****
Thanks atas kunjungan dan komentar blognya...
Awalnya disalah satu pemberitahuan akun facebookku adalah pemberitahuan tentang kiriman di salah satu page yang dikelolah.
Nah, ternyata kiriman itu tentang formulir yang sebaiknya diisi dengan tujuan membantu melncarkan penelitian pengirim.
Beginilah pertanyaannya dan beginilah jawabanku :
:D
Nama?
Nurmiati, S. Pd
Jenis Kelamin?
Perempuan
Usia?
23
Status?
Belum menikah
Pendidikan? Peserta PPG SM3T Angkatan IV Universitas Mulawarman
Bidang Pendidikan? Guru Pendidikan Fisika
Apa anda tau tentang SM3T?
Iya
Pernahkan anda mengikuti SM3T?
Iya
Jika iya, diangkatan tahun berapakah anda ikut serta dalam SM3T?
2014-2015
Dari mana anda mendapatkan info mengenai program tersebut :
Informasi dosen dan kakak tingkat selama kuliah, internet dan teman yang telah ikut ditahun sebelumnya
Apa yang menarik anda mengikuti SM3T?
Banyak. Kesempatan lebih belajar tentang kehidupan. Belajar budaya, toleransi, dan lebih mengenal Indonesia dari sisi lain dan lebih dekat.
Kendala apa yang Anda alami dalam mengikuti SM3T?
Bahasa daerah
Bagaimana cara Anda menghadapi kendala tersebut?
Menyesuaikan diri. Belajar sedikit demi sedikit bahasa, adat, budaya sehingga dapat menempatkan diri dengan baik dan mampu bersosialisasi dengan masyarakat dan anak didik khususnya.
Manfaat apa yang anda dapatkan selama mengikuti SM3T?
Pelajaran hidup yang berharga. Pandangan lebih terbuka tentang Indonesia dan meningkatnya nasionalisme. Merasa berarti dan sadar bahwa perlunya menjadi pendobrak perubahan yang lebih baik, menjadi sosok menginspirasi.
Menurut Anda, apa makna "HAPPY" bagi anak-anak di daerah terpencil?
Ada guru yang mengajar, belajar dengan guru yang menyenangkan, ramah, inovatif, dan mengenal hal-hal baru. Bernyanyi, bermain tapi tetap belajar.
Deskripsikan kondisi atau keadaan tempat tinggal Anda selama mengikuti SM3T!
Rawan (keamanan), minim sinyal, minim air bersih, cuaca ekstrim (sangat dingin), sulit kendaraan umum, kebutuhan sehari-hari sangat mahal, berjuang dalam segala keterbatasan fasilitas.
====
Nah, itu dia tentang diriku, bagaimana dengan kalian? Apa jawaban kalian?
====
Ini link jika kalian mau bantu sang peneliti. Ayo dibantu. :)
Hai kawan pengunjung dan pembaca blog nurmi. Salam senyum semangat. :D
Kali ini nurmi, mau berbagi cerita tentang perkemahan yang dilaksanakan peserta PPG SM3T Angkatan IV Universitas Mulawarman yang mengikuti KMD (Kursus Mahir Pembina Tingkat Dasar).
Sesuai dengan jadwal yang ditentukan, 21 Mei 2016 akan diadakan perkemahan. Maka sangat pagi sekali, bahkan hujan tak bisa menghentikan semangat kami. Tiga mobil yang disediakan oleh pihak LPTK telah terparkir indah di depan Aula asrama. Saling bahu membahu kami menaikkan berbagai perlengkapan bersama, maupun perlengkapan kelompok. Sedangkan perlengkapan pribadi tentu menjadi tas masing-masing.
Lengkap dengan seragam sebagai pramuka sejati, hehehe. Kendaraan itu menghantarkan kami pada lokasi kemah yang sebenarnya bukan menjadi lokasi awal rencana.
Hujan lebat mengguyur seluruh kota. Bahkan banyak jalan yang tergenang air. Saat mbil sampai di daerah GOR 27 UNMUL. Hujan belum juga memberikan tanda-tanda untuk berhenti.
Semenit, sejam berlalu. Sebagian teman berinisiatip untuk memasak makanan siang, sedangkan upacara pembukaan saja belum dilaksanakan. Sebagian lagi mempersiapkan perlengkapan untuk upacara.
Sedangkan PinRu (Pimpinan Regu), menerima intruksi dari kakak-kakak pembina/instruktur pramuka untuk kemudian disampaikan kepada anggota kelompok dan dilaksanakan bersama.
Hujan masih belum benar-benar berhenti, gerimis menjadi suasana saat upacara dimulai di salah satu teras di depan pintu A gor.
Bersyukur matahari mulai menghangatkan diri. Kami diberi waktu 1/2 jam untuk mendirikan tenda dan merapikan segala barang-barang sebelum kegiatan berikutnya dimulai.
Banyak yang kami pelajari di sini, salah satunya semua jenis upacara dalam pramuka. Sandi-sandi, dll.
Kegiatan sore ditutup dengan upacara, sesuai dengan yang telah dipelajari sebelumnya. Tentu petugas setiap kegiatan upacara bergantian.
Oia, malamnya saatnya api unggun yang dinantikan. Dan, pentas seni. Malam yang seru, kreatifitas sangat beragam disini.
====
Berbagai Yel-yel, Puisi, antraksi kreatif, lawakan, nyanyian dan tarian tersajikan. Tawa dan canda tercipta begitu mengalir dan terlontar begitu saja tanpa beban.
"Mari kawan kita nikmati malam ini, lupakan tes formatif yang menanti, lupakan sejenak."
Celetuk salam satu kawan, membuatku tertawa sambil tersenyum-senyum lalu mengikuti intruksinya. Hahaha.
Suasana semakin keren saat bulan menjadi sangat cantik dimalam cerah.
Keren kan bulanya. Heheh, cuma bisa foto sekali. Setelah itu dicoba berkali-kali gagal. Hahah
Malam ini, bagi saya pribadi sangat special karena mengingatkan masa-masa sekolah ketika kegiatan pramuka.
Ini dia beberapa kakak-kakak pembina KMD. Senyum dan tawa mereka serta anggukan adalah bukti bahwa malam ini memang menghibur diri. Baik kami peserta PPG yang penat dengan kegiatan workshop yang menyita pikiran dan fisik maupun kegiatan lain. Maupun bagi para kakak-kakak pembina yang baru kami kenal ini yang menjadi juri dan saksi kegilaan kami malam ini. Hehehe, :D
Selamat menikmati panggung luas ini kakak-kakak. Kami persembahkan alam terbuka ini sebagai panggung istemewa kami dihiasi sinar bulan dan api unggun yang membakar semangat kami di semakin larus semakin dinginnya malam.
Kegiatan Api Unggun ditutup dengan doa, renungan, dan menyanyikan lagu-lagu nasional. Dasan saling bersalam-salaman.
Dan...
Waktunya istirahat, karena esok kegiatan masih berlanjut hingga sore hari.
======
Minggu, 22 Mei 2016.
Sholat shubuh dan kegiatan masing-masing hingga waktu olaraga bersama dimulai. istirahat sarapan beberapa menit, lalu upacara pembukaan latihan.
Latihan dimulai. Latihan dihari kedua ini lebih banyak untuk persiapan penjelajahan di hari berikutnya. Seperti cara berbaris anak pramuka (hormat, istirahat ditempat, dll), belajar PBB dengan isyarat peluit. Belajar samapore, dll.
Oia, ada juga kegiatan membaca kompas, membuat peta pita, peta perjalanan. membuat tandu, belajar berbagai sampul. Ada beberapa teman juga sempat bermain. Hahaha,
======
Setelah istirahat siang, ada games dan kreatifitas yang diajarakan. Banyak ilmu yang diperoleh.
Oia, karena upacara selalu dilaksanakan setiap pembukaan dan penutupan. Maka dengan dilaksanakanya upacar penutupan berarti berakhirnya kegiatan kemah ini.
======
Para peserta laki-laki PPG SM3T UNMUL. Makan bersama setelah membongkar tenda.
Foto bersama kelompok Edelweis, sang pelawak di malam seni :)
Kelompok Teratai :)
Kak Umi, Mba Fitri, Me, Darna, Kak Eka, Kak Lida
======
Mari Kita Pulang . . .
======
Aku berdiri melawan angin badai, dengan merah putih terurai dileher, lambang kehormatan tunas kami.
Aku terbaring bealaskan sehelai rumput yang hijau, menunggu pagi menjeput semangat.
Tak ada lawan, semua kawan.
Satu akar menjulang keawan.
Dimanakah jiwamu wahai kaum muda, semangat juangmu telah hancur dilanda.
Tunjukan taringmu melawan mereka, bah serigala mengejar mangsa.
Pelangi. Aku rindu. Langit hari ini sungguh tak bersahabat, aku menjadi ragu, seperti janjiku kuabaikan segalaya termaksud rasa dilema yang menggoda untuk berhenti sejenak. Aku masih di sini, di kota kecil menantimu, langkahmu terus maju meski lelah kau sembunyikan dengan berbagai cara, aku tau itu meski tak melihatnya, namun nyata memang begitu.
Pelangi. Kau tau, aku sama adanya. Tak ingin menyerak dengan keadaan yang sering kali memaksa. Katamu hari esok pasti akan penuh warna-warni yang lebih cerah dan begitu melukiskan sesuatu yang indah. Aku masih mempercayai itu. Bagaimana denganmu?
Langkah kecil kita tak bisa kah kita biarkan saja mengikuti irama takdir. Bukan aku tak ingin kau lebih berusaha, hanya saja kau lupa dengan kata-kata hangatmu padaku saat aku menangis di gerimis sore itu.
"Jangan menangis lagi karena bunga-bunga tak bisa membedakan air mata dan air hujan di pipimu. Berteriak saja, katakan pada semuanya bahwa hidup memang begini.Kadang kita berjalan lebih cepat, berlari, lalu kita terjatuh dan terpaksa merangkak hingga kemudian mampu berjalan lagi, tapi dari itu semua yang perlu kita ingat. Jangan pernah berhenti karena waktu tak perna sudih menunggu sedetik saja. Ini hanya sesaat."
Foto : Pribadi
*****
Thanks atas kunjungan dan komentar blognya...
Foto-foto dalam kegiatan ini merupakan hasil kamera Nurmi pribadi, materi diringkas berdasarkan materi penyampaian dalam kursus. Jika ada yang ingin mengcopy foto maupun tulisan diharapkan izin terlebih dahulu. Thanks.
***** Kegiatan dilaksanakan sesuai yang terjadwalkan.
*******
Prinsip
dasar pramuka adalah asas yang mendasari dasar pikiran, perkataan dan perbuatan
pramuka dalam kehidupan sehari-hari.
Metode
kepramukaan merupakan cara belajar progresif, efektif dan efesien yang bersifat
universal karena digunakan dalam penyelenggaraan kegiatan kepramukaan di semua
negara, yang penerapananya disesuaikan dengan kepentingan, kebutuhan, situasi,
kondisi, perkembangan bangsa dan masyarakat Indonesia.
Prinsip
dasar kepramukaan harus diupayakan dididikkan oleh pembina pramuka kepada
peserta didik agar secara sukarela mereka memilikinya, dan secara
berangsur-angsurdapat mempengaruhi
jiwa mereka dalambersikap dan bertindak
pada kehidupan mereka sehari-hari, baik sebagai mahluk Tuhan, individu, maupun
sebagai anggota masyarakat dan lingkungannya.
Isi
Prinsip dasar kepramukaan
Iman
dan taqwa kepada Tuhan YME
Perduli terhadap bangsa dan tanah air, sesama
hidup dan alam seisinya
Perduli terhadap diri pribadinya
Komitmen
kepada kode kehormatan pramuka untuk menjadi Patriot Bangsa Indonesia (NKRI)
Isi
metode kepramukaan
Pengamalan
kode kehormatan pramuka
Belajar sambil melakukan
Sistem berkelompok
Kegiatan yang menantang dan meningkat serta
mengandung pendidikan yang sesuai dengan perkembangan rohani dan jasmani
peserta didik
Kegiatan dialam terbuka
Sistem tanda kecakapan
Sistem satuan terpisah untuk putra dan putri
Kiasan
dasar
Cara
kegiatan kepramukaan
Caranya
dengan proses : mengenal, mengerti, memahami, menghayati, menghabrurkan dan
menerapkan dalam setiap kegiatan dan pelatihan
Kegiatan
dan pelatihan kepramukaan dalam gerakan pramuka wajib senantiasa
menerapkanprinsip dasar dan metodenya
agar mencapai tujuan
Tujuan
pembinaan : Agar mereka menjadi manusia yang berbudi pekerti luhur :
Kuat
ketahan mental, moral dan spiritual
Tajam emosional (semangat juang)
Tajam kepedulian rasa sosialnya
Cerdas pemikirannya dan kereatif, inovatif
Sehat dan kuat fisik
serta kebugaran badan yang prima.
ART:
14 – Pengamalan Kode Kemormatan dilaksanakan dengan :
Menjalankan
ibadah menurut agama dan keppercayaan masing-masing
Membina kesadaran berbangsa dan bernegara
Mengenal, memelihara dan melestarikan lingkungan
beserta alam seisinya
Memiliki sikap kebersamaan
Hidup sehat jasmani dan rohani
Bersikap terbuka, mematuhi kesepakatan dan
memperhatikan kepentingan bersama, membina diri dalam upaya bertutur kata dan
bertingkah laku sopan, ramah dan sabar
Membiasakan diri memberikan pertolongan,
berpartisipasi dalam kegiatan bakti/sosial, dan mampu mengatasi tantangan tanpa
mengenal sikap putus asa
Kesediaan dan keihklasan menerima tugas, berupa
melatih keterampilan dan pengetahuan, riang gembira dalam mejalankan tugas
menghadap[i kesulitan maupun tantangan
Bertindak dan hidup secara hemat, teliti dan
waspada dengan membiasakan hidupan dengan cara bersahaja
Mengendalikan dan mengatur diri, berani
menghadapii tantangan dan kenyataan, berani mengakui kesalahan, memegang teguh
prinsip dan tatanan yang benar dan taat terhadap aturan / kesepakaatan
Membiasakan diri menepati janji dan bersikap
jujur
Memiliki daya pikir dan daya nalar yang baik,
dalam gagasan, pembicaraan dan tindakan.
Belajar
sambil melakukan dilaksanakan dengan :
Kegiatan
kepramukaan dilakukan sebanyak mungkin praktek secara praktis
Mengarahkan
perhatian peserta didik untuk berbuat hal-hal yang nyata menantang, serta
merangsang agar rasa keingintahuan akan hal-hal baru dan keinginan untuk
berpartisipasi dalam segala kegiatan timbul, daripada hanya menjadi penonton.
Sistem
berkelompok :
1. Sistem
berkelompok dilaksanakan agar peserta didik memperoleh kesempatan mbelajar
memimpin dan dipimpin berorganisasi, memikul tanggung jawab, mengatur diri,
menempatkan diri, bekerja sama dalam kekurangan (gotong royong)
2.Peserta
didik dikelompokkan dalam satuan gerak yang dipimpin oleh mereka sendiri,dan merupakan wadah kerukunan diantara
mereka.
Kegiatan
menantang, meningkat, mengandung pendidikan yang sesuai dengan perkembangan
peserta didik, dilakukan dengan :
Kegiatan
kepramukaan harus menantang dan menarik minat kaum muda untuk menjadi pramuka.
Sedangkan mereka yang telah menjadi pramuka tetap terpikat dan mengikuti serta
mengembangkan acar kegiatan yang ada
Kegiatan kepramukaan bersifat kreatif, inovatif
dan rekreatif yang mengadung pendidikan
Kegiatan dilaksanakan secara terpadu
Pendiidkan dalam kepramukaan dilaksanakan dalam
tahapan peningkatanbagi kemmapuan dan
perkembangan individu maupun kelompok
Materi kegiatan kepramukaan disesuaikan dengan
usia dan perkembangan jasmani dan rohani peserta didik
Kegiatan
kepramukaan disuahakan agar dapat mengembangkan bakat, minat dan emosional
peserta didik serta menunjang dan befaedal bagi perkembangan diri pribadi,
masyarakat dan lingkngannya
Sistem
tanda kecakapan :
Tanda
kecakapan adalah tanda yang menunjukan kecakapan dan keterampilan tertentu yang
dimiliki seorang peserta didik
Sistem tanda kecakapan bertujuan mendorong dan
merangsang para pramuka supaya selalu berusaha memperoleh kecakapan dan
keterampilan.
Setiap pramuka wajib berusaha memperolek
keterampilan dan kecakapan yang berguuna bagi kehidupan diri dan baktinya
kepada masyarakat
Tanda kecakapan : TKU, TKK, TPG
Tanda
kecakapan diberikan setelah
menyelesaikan ujian-ujian SKU maupun SKK dan SPG
Sistem
satuan terpisah putri dan putra:
Satuan
pramuka putri dibina oleh pembina putri
Satuan pramuka putra dibina oleh pembina putra
Perindukan siaga putra dapat dibina oleh pembina
putri
Jika
kegiatan diselenggaranakan dalam bentuk perkemahan harus dijamin dan dijaga
agar tempat perkemahan putri dan putra terpisah.