Minggu, 08 Mei 2016

Kursus Pembina Pramuka Mahir Dasar #PPGSM-3T #UNMUL #Harikedua


Foto-foto dalam kegiatan ini merupakan hasil kamera Nurmi pribadi, materi diringkas berdasarkan materi penyampaian dalam kursus. Jika ada yang ingin mengcopy foto maupun tulisan diharapkan izin terlebih dahulu. Thanks.

*****
Kegiatan dilaksanakan sesuai yang terjadwalkan.
*******



Prinsip dasar pramuka adalah asas yang mendasari dasar pikiran, perkataan dan perbuatan pramuka dalam kehidupan sehari-hari.

Metode kepramukaan merupakan cara belajar progresif, efektif dan efesien yang bersifat universal karena digunakan dalam penyelenggaraan kegiatan kepramukaan di semua negara, yang penerapananya disesuaikan dengan kepentingan, kebutuhan, situasi, kondisi, perkembangan bangsa dan masyarakat Indonesia.

Prinsip dasar kepramukaan harus diupayakan dididikkan oleh pembina pramuka kepada peserta didik agar secara sukarela mereka memilikinya, dan secara berangsur-angsur   dapat mempengaruhi jiwa mereka dalam  bersikap dan bertindak pada kehidupan mereka sehari-hari, baik sebagai mahluk Tuhan, individu, maupun sebagai anggota masyarakat dan lingkungannya.
 




Isi Prinsip dasar kepramukaan
  1.  Iman dan taqwa kepada Tuhan YME
  2.  Perduli terhadap bangsa dan tanah air, sesama hidup dan alam seisinya
  3.  Perduli terhadap diri pribadinya
  4. Komitmen kepada kode kehormatan pramuka untuk menjadi Patriot Bangsa Indonesia (NKRI)
  5. Isi metode kepramukaan
  6. Pengamalan kode kehormatan pramuka
  7. Belajar sambil melakukan
  8. Sistem berkelompok
  9.  Kegiatan yang menantang dan meningkat serta mengandung pendidikan yang sesuai dengan perkembangan rohani dan jasmani peserta didik 
  10. Kegiatan dialam terbuka
  11. Sistem tanda kecakapan
  12. Sistem satuan terpisah untuk putra dan putri
  13. Kiasan dasar




Cara kegiatan kepramukaan

  1.  Caranya dengan proses : mengenal, mengerti, memahami, menghayati, menghabrurkan dan menerapkan dalam setiap kegiatan dan pelatihan
  2. Kegiatan dan pelatihan kepramukaan dalam gerakan pramuka wajib senantiasa menerapkan  prinsip dasar dan metodenya agar mencapai tujuan



Tujuan pembinaan : Agar mereka menjadi manusia yang berbudi pekerti luhur :

  1. Kuat ketahan mental, moral dan spiritual
  2. Tajam emosional (semangat juang)
  3. Tajam kepedulian rasa sosialnya
  4. Cerdas pemikirannya dan kereatif, inovatif
  5. Sehat dan kuat fisik serta kebugaran badan yang prima.



ART: 14 – Pengamalan Kode Kemormatan dilaksanakan dengan :

  1. Menjalankan ibadah menurut agama dan keppercayaan masing-masing
  2. Membina kesadaran berbangsa dan bernegara
  3. Mengenal, memelihara dan melestarikan lingkungan beserta alam seisinya
  4. Memiliki sikap kebersamaan
  5. Hidup sehat jasmani dan rohani
  6. Bersikap terbuka, mematuhi kesepakatan dan memperhatikan kepentingan bersama, membina diri dalam upaya bertutur kata dan bertingkah laku sopan, ramah dan sabar
  7.  Membiasakan diri memberikan pertolongan, berpartisipasi dalam kegiatan bakti/sosial, dan mampu mengatasi tantangan tanpa mengenal sikap putus asa
  8. Kesediaan dan keihklasan menerima tugas, berupa melatih keterampilan dan pengetahuan, riang gembira dalam mejalankan tugas menghadap[i kesulitan maupun tantangan
  9. Bertindak dan hidup secara hemat, teliti dan waspada dengan membiasakan hidupan dengan  cara bersahaja
  10. Mengendalikan dan mengatur diri, berani menghadapii tantangan dan kenyataan, berani mengakui kesalahan, memegang teguh prinsip dan tatanan yang benar dan taat terhadap aturan / kesepakaatan
  11.  Membiasakan diri menepati janji dan bersikap jujur
  12. Memiliki daya pikir dan daya nalar yang baik, dalam gagasan, pembicaraan dan tindakan.



Belajar sambil melakukan dilaksanakan dengan :

  1. Kegiatan kepramukaan dilakukan sebanyak mungkin praktek secara praktis
  2. Mengarahkan perhatian peserta didik untuk berbuat hal-hal yang nyata menantang, serta merangsang agar rasa keingintahuan akan hal-hal baru dan keinginan untuk berpartisipasi dalam segala kegiatan timbul, daripada hanya menjadi penonton.



Sistem berkelompok :

  1. 1. Sistem berkelompok dilaksanakan agar peserta didik memperoleh kesempatan mbelajar memimpin dan dipimpin berorganisasi, memikul tanggung jawab, mengatur diri, menempatkan diri, bekerja sama dalam kekurangan (gotong royong)
    2.     Peserta didik dikelompokkan dalam satuan gerak yang dipimpin oleh mereka sendiri,  dan merupakan wadah kerukunan diantara mereka.
 





Kegiatan menantang, meningkat, mengandung pendidikan yang sesuai dengan perkembangan peserta didik, dilakukan dengan :

  1.  Kegiatan kepramukaan harus menantang dan menarik minat kaum muda untuk menjadi pramuka. Sedangkan mereka yang telah menjadi pramuka tetap terpikat dan mengikuti serta mengembangkan acar kegiatan yang ada
  2. Kegiatan kepramukaan bersifat kreatif, inovatif dan rekreatif yang mengadung pendidikan
  3.  Kegiatan dilaksanakan secara terpadu
  4.  Pendiidkan dalam kepramukaan dilaksanakan dalam tahapan peningkatan  bagi kemmapuan dan perkembangan individu maupun kelompok
  5.  Materi kegiatan kepramukaan disesuaikan dengan usia dan perkembangan jasmani dan rohani peserta didik
  6. Kegiatan kepramukaan disuahakan agar dapat mengembangkan bakat, minat dan emosional peserta didik serta menunjang dan befaedal bagi perkembangan diri pribadi, masyarakat dan lingkngannya





Sistem tanda kecakapan :

  1. Tanda kecakapan adalah tanda yang menunjukan kecakapan dan keterampilan tertentu yang dimiliki seorang peserta didik
  2. Sistem tanda kecakapan bertujuan mendorong dan merangsang para pramuka supaya selalu berusaha memperoleh kecakapan dan keterampilan.
  3. Setiap pramuka wajib berusaha memperolek keterampilan dan kecakapan yang berguuna bagi kehidupan diri dan baktinya kepada masyarakat
  4. Tanda kecakapan : TKU, TKK, TPG
  5. Tanda kecakapan  diberikan setelah menyelesaikan ujian-ujian SKU maupun SKK dan SPG


Sistem satuan terpisah putri dan putra:

  1. Satuan pramuka putri dibina oleh pembina putri
  2. Satuan pramuka putra dibina oleh pembina putra
  3. Perindukan siaga putra dapat dibina oleh pembina putri
  4. Jika kegiatan diselenggaranakan dalam bentuk perkemahan harus dijamin dan dijaga agar tempat perkemahan putri dan putra terpisah.

=====

Thanks atas kunjungan dan komentar blognya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Salam kenal. Semoga bermanfaat. Thanks atas kunjungan dan komentarnya.