Februari 2013





22/02/2013

Sangat sulit bagiku untuk menghadapi semua ini
Terkadang aku berpikir apakah mampu aku melewatinya.
Atau
Aku harus berhenti sampai di sini.
Semua sangat sukar untuk dipilih karena aku tak bisa memilih.
Ingin rasanya ku mengadu pada orang selama ini menyayangi diriku, yang telah mengorbankan semuanya demi diriku.
Tapi
Hati dan pikiran ini menolak untuk melakukan itu, aku ingin membuatnya bahagia, selalu tersenyum.
Tapi apa yang harus aku lakukan?
Tolong jawab aku awan, hujan, alam.
Tolong seseorang jawablah aku.

 23/02/2013


Belajar memaknai cinta dan masa depan
Semoga jalan yang dilalui membuatkanku sinar

Tak mengapa berliku, tak mengapa harus berlari kemudian berjalan, lalu kadang menyeret kaki,
Tapi biarkan aku berusaha

Karena keyakinan ini tak akan membuatku menyerah.

25/02/2013


"Aku tak tahu harus bercerita pada siapa?"
Yah. Ini-lah aku yang tak terbiasa berkata-kata meski perihnya terasa begitu menusuk.
Hanya mampu menggoreskan garis-garis tak beraturan pada kertas-kertas yang membisu. Atau dunia maya menjadi pelarian. Apa mau dikata, jika aku mendapatkan sesuatu yang lain di sana. Sebuah rasa yang menyenangkan. Namun, tetap saja. Itu membuatku jenuh bahkan sesekali merasa iri.

---Saat ini aku hanya bisa berdoa, 

"Ya, Allah berikanlah hamba kesabaran lebih. Berilah kemudahan melalui semua ini, dan Allah Yang Maha Mengetahui berilah hamba petunjukku bagaimana baiknya semua cobaan yang telah kau ujikan kepada hamba."


---Kubiarkan air mataku yang tak tertahan lagi membanjiri pipiku.Ku ucap syukur dan istifar dalam sujud-sujudku. Aku berharap semuanya akan terlalui dan baik-baik saja.


******

28/02/2013


Februari itu telah berlalu.
Begitu cepat hari berganti.
Ada target yang tak terpenuhi,, bahkan banyak hal terjadi di luar kuasaku.
Ya, kehilangan hal yang sangat ku butuhkan.
Aku terkadang menahan penyakit yang tak bisa kutahan... tat kala aku juga harus tetap semangat dan tersenyum pada setia yang ku jumpai.
Ok...
Aku akan baik - baik saja... Ya, aku percaya dan yakin itu.
Bukankan aku memiliki hal yang tak di miliki orang lain.
"Saat ini yang ku pintah hanya kesabaran lebih... dan aku akan terus menjalani hari ini esok, dan nanti tampa rasa sesal di hati.. Amin ya Tuhan."
Untuk mama dan bapak, maafkan nurmie yang tak bisa menepati janji.. maaf kan anakmu yang terkadang ceroboh ini... tapi percaya padaku. ini bukan akhir. karena aku belum memulai sedikitpun.
OK Doa kalian penguat, pelindung, dan motofasi terbesarku...
Keep Smile~~~ :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Salam kenal. Semoga bermanfaat. Thanks atas kunjungan dan komentarnya.