Jumat, 01 November 2013

Seseorang

Sungguh luar biasa perasaan manusia satu itu, aku tersenyum sendiri memikirkannya. Terkadang begitu sulit dimengerti namun kadang begitu mudah. Tak disangka-sangka perasaan tulusnya namun tak terduga kebenciannya. Bencinya padaku yang tak pernah  membiarkanya rela meninggalkanku. Tak pernah diharapkan kesedihanya. , tetap selalu ada senyum manis menghiasi akhir badai hidupnya. Aku iri akan ketegaran dan kekokohannya.

Mengejar tanpa henti, berlari tak tertahan, kemudian seenaknya melangkah mundur, muncul sesekali memperjelas gambar yang mulai pudar, Lalu pergi dalam diam. Membuatku benci hari-hari sepi tanpa hadirnya. Saat aku murka dan memaki dalam lamunanku, seperti angin sejuk ia datang tersenyum begitu manis. Aku terpaku mmebungkam, antara marah dan terharu...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Salam kenal. Semoga bermanfaat. Thanks atas kunjungan dan komentarnya.