Rabu, 16 Desember 2015

Istana Tak Bersahabat

Terjebak di sini, tempat yang jika boleh jujur aku suka, tidak untuk kategori keseluruhan. Pencahayaan yang kurang, suara berisik yang membuatku pusing, itu yang kubenci. Tempat ini, menjadi istanaku sekarang, istana untuk bersembunyi. Aku takut pada kenyataan.

Bauh hujan membuatku mengintip dibalik jendela. Hari mulai gelap   membuatku cepat menutup kaca karena air sedikit menyapa. Suara tertawa masih terdengar dari pemuda-pemuda tetangga sialan (maaf) terlalu berisik diwaktu senja menjemput malam. Ku harap hujan semakin deras, suaranya lebih indah dari canda mereka yang tak pantas disebut layak sebagai mahasiswa jurusan pendidikan. Ah, sudahlah. Aku hanya ingin istirahat sekarang. Di istana tak bersahabat ini. Setidaknya aku masih bisa bersembunyi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Salam kenal. Semoga bermanfaat. Thanks atas kunjungan dan komentarnya.