Suasana pagi ini di sekolahku agak sedikit berbeda, bukan berbeda
dari tahun-tahun sebelumnya, namun perbedaanya terletak pada kami (Anak
kelas enam), kami yang baru kemarin merasakan betapa menyenangkannya
menjadi seorang siswa di SDN 019 Long Kali ini dengan guru-guru yang
luar biasa. Namun, kami harus menahan sedih dan haru karena mereka
mengenal perayaan ini sebagai perayaan kebahagiaan (kelulusan).
--masih
pagi sekali aku sudah rapi dengan pakaian kebaya yang sehari sebelumnya
sempat menjadi perdebatan antara aku, ayah, ibu, dan kedua kakaku,
dalam perdebatan itu aku kalah suara, 4:1. Alasan mereka yaitu, selain
motif yang lebih cocok dengan jiwa anak-anakku juga ukuran yang pas
dengan tubuhku ini.
Oia, tadi pagi-pagi sekali sebelum
itu, aku dan kakak memasak makanan untuk kemudian dibungku dan dibawa ke
sekolah. Pesan guru kemarin, untuk kelas enam membawa tiga bungkus
sedangkan adik-adik kelas kami cukup membaca dua. Kak Umi (Kakak
perempuan pertamaku) yang membungku dengan rapi untukku dan untuk adikku
yang duduk di kelas dua. Setelahnya baru kak Umi pula yang memasangkan
jilbab kami.
--Di sekolah, kami (kelas 6) memeriksa
kembali ruangan yang akan menjadi ruang acara lepasan kelas enam dan
pembagian rapot kenaikan kelas satu hingga lima. Kami memeriksa pentas,
balon, bunga-bunga, dan perlengakapan lain mengenai dekorasi. Jujur saja
kami mempersiapan ini semua lebih dari seminggu, karena murni hasil
karya tangan kami.Setelah memastikan ruangan, saya dan teman-teman
berlatih Rabana sambil menunggu acara di mula.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Salam kenal. Semoga bermanfaat. Thanks atas kunjungan dan komentarnya.