Bagaimana
ini. Aku tak sengaja sering mengingatnya, padahal aku tak menyebutnya special
dalam doaku. Bisa saja aku menyapanya dalam pesan, tapi apa itu boleh? Aku tak
tau harus menyapa bagaimana karena aku memang tak begitu mengenalnya.
Jadi
bagaimana?
Ku
biarkan saja waktu berlalu? Sebenarnya aku akan baik-baik saja jika nanti ia
menemukan sosok yg diinginkan, mungkin begitu aku bisa tenang. Hehe,
****
****
Dia itu siapa sih?
Bukan siapa-siapa. Hanya manusia
sederhana yang sosoknya menipu kesan awal. Bagaimana tidak tersenyum kagum jika
mengetahui ia lebih mengenal Allah dari yang kukira.
Kak, namanya siapa?
Siapa ya? Aku gak tau.
Gubrakkk, kagum sama orang kok nama aja
gak tau.
Dia pernah memperkenalkan diri tapi waktu
itu telingahku lagi gak fungsi baik karena liat penampilannya yang mirip preman
ganteng yang murah senyum.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Salam kenal. Semoga bermanfaat. Thanks atas kunjungan dan komentarnya.