Minggu, 16 Agustus 2015

Suasana Upacara 17 Agustus 2015 di Distrik Usilimo, Jayawijaya - Papua

Dengan siswa/i SD Inpres Isaima setelah upacara mendera. 

Pagi-pagi sekali aku sudah siap dengan pakaian rapiku. Ya, aku memang tinggal di perumahan guru di Kurulu sebulan ini menemani kenalan yang sudah seperti kaka saya sendiri, (Kak Arha, Lulusan CPNS melalui jalur khusus, GGD).

Saat aku membuka pintu rumah, ku lihat anak-anak petugas pengibar bedera di distrik Kurulu lewat. Lekas ku panggil dan ku ajak berfoto, maklum saja saya tidak akan melihat mereka mengibarkan bendera nanti karena aku akan upacara di distrik Usilimo bersama dengan siswa/i ku dari SD Inpres Isaima, dan aku bertugas membacakan teks UUD 1945.

---
Sebari menunggu siswa/i yang belum datang, aku dan beberapa siswa memasang bendera merah-putih pada sebuah kayu yang akan kami bawa menuju lokasi upacara bendera hari ini.


With bapak guru dan siswa/i ku

Hallo kakak. Nama saya Sito

Salam kenal saya Fani Logo

Bapak guru yang membagikan biskuit sekolah sebelum kami berjalan kaki menuju tempat upacara

Mari kita pergi










Lihat lah kami, siap menyongsong masa depan dengan bangga. Kami rela berjalan kaki hanya untuk mengikuti upacara. Meski kaki ini tak beralas, semangat kami tak pernah pudar. Apa kau tak iri dengan kami yang tak kenal menyerah.
Masyarakat biasa juga mengikuti upacara bendera loh. Nasionalisme itu selalu ada di mana saja kawan. Jangan takut untuk berubah lebih baik. Ayo cintai bangsa ini, jadilah anak negri yang berbakti tak kenal menyerah.

Pengibaran sang merah-putih diiringi oleh lagu Indonesia Raya



Pembacaan teks 'Undang-undang Dasar 1945'

Saya, Kepsek, Ibu Wira, dan Bapk guru (Kaken Wetipo). Kamilah penghidup SD Inpres Isaima. Hanya kami yang selalu setia mendidik anak-anak ini.


With pengibar bendera, Samuel dan Agus.


*****
Ini Pengalaamanku. Apa pengalamanamu?



*****
Terimakasih atas kunjungan dan komentar blognya. Salam kenal :)

4 komentar:

  1. Itu yang foto sendiri, manis-manis kaaaak >v<

    BalasHapus
  2. Iya dong. Mereka itu manis-manis. Apa lagi jika bersih. Mata besar, bulu mata lentik, dan senyum yang has . Heheh , :D

    BalasHapus
  3. Thank you Wenabubagewene.

    Semangat juga.

    BalasHapus

Salam kenal. Semoga bermanfaat. Thanks atas kunjungan dan komentarnya.