Ada kalanya aku harus menoleh kebelakang agar rasa syukur ini tetap dan akan selalu ada, karena jalan yang ku lalui tak semudah yang diharapkan, tak seindah yang direncanakan.
Mengetuk pintu masa lalu bukan untuk menyesal tapi untuk belajar.
Bercermin pada kesalahan untuk hari yang lebih cerah, untuk harapan yang terus menunggu membakar semangatku mewujudkannya.
Jalanku memang tak mulus, jalanku tak lurus jadi aku tak boleh malu hingga segalanya pupus.
Terima kasih masalah lalu yang mengajarkanku kuat dan tangguh. Bapak - Mama yang tiada hentinya menolongku untuk tumbuh, semangat, bersyukur hingga mencapai titik ini.
Terima kasih semuanya



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Salam kenal. Semoga bermanfaat. Thanks atas kunjungan dan komentarnya.