Senin, 10 Agustus 2015

Jelajah tempat keren Kalimantan yuk dengan mobil keren New Daihatsu Terios



Malam ini sebuah postingan viva.co.id lewat di beranda facebook. Karena aku orang yang kepo, apalagi nemu kata Borneo langsung aja aku buka dan baca.
“Waww. Ini keren banget. Aku harus ikut.” Itu yang terlintas pertama kali di benakku.

Sebuah kompetisi untuk para blogger, dan tiga pemenang akan diajak menikmati keindahan alam liar Kalimatan. Kalimantan? Iya Kalimantan. Lah, itu kan pulau tempat lahirku. Terus guwe peduli gitu kalau itu tempat lahir loh? Terserah deh, yang penting aku harus ikut naik mobil keren itu keliling Kalimantan. Pede banget loh? Biarin, namanya juga bermimpi kali aja beneran.

Kubaca lagi dan lagi. Ada tujuh tempat yang menjadi destinasi. Ini sesuatu banget. Dari ketujuh tempat ini ada sebagian tempat yang sudah ku kunjungi, tapi tetap saja ini sangat menggoda untuk dilewatkan begitu saja.
Teringat selalu pertayaan teman tentang diriku.
“Kamu sebenarnya sukanya apa? Makan atau jalan? Kamu suka belajar atau senang -senang?”
“Aku suka semuanya. Aku mau keliling dunia tapi aku mau keliling Indonesia dulu. Pengen menikmati indah alamnya belajar budayanya dan menikmati segala makan khasnya.”
“Terus kenapa malah jadi guru?”
“Biar aku bisa membagi apa yang kupelajari.”

---
Saat membaca postingan tentang lomba ini, aku sedang berada di Papua. Sebuah pulau Indonesia yang indah. Keindahan alam dan unik budayanya membuatku sadar akan pontensi alam Indonesia yang kaya. Saat menginjakan kaki pertama kali di sini sebagai guru tapi menyadarkanku untuk mewujudkan impianku menjelajah negeri ini. Akan ku jelajahi Borneo setelah pulang (18 Agustus) dari sini. Keinginan itu semakin bertambah, terlebih setelah terpampang jelas tempat-tempat yang memang sangat ingin ku kunjungi di brosur perlombaan ini. Banjarmasin dan Berau dengan semua pulau indah di sekitarnya. Sejak beberapa tahun lalu teman selalu bertanya, kapan menikmati indahnya tempat lahirku? Tempat lain yang menjadi destinasi yaitu Balikpapan dan Samarinda. Kalimantan Timur memang provinsi unik. Ibu kota Samarinda tetapi pintu masuk berbagai hal melalui Balikpapan, dengan Bandara Internasional (Bandara Sepinggan) yang berada di jalan Marsma Inswahyudi. Di Balikpapan sebenarnya ada banyak tempat wisata, yang akan di kunjungi oleh tim New Dahatsu Tirios yaitu Pangkaran Buaya Tritip. Sebenarnya aku sudah pernah mengunjungi tempat ini saat SMP, kira-kira 9 tahun lalu, rasanya ingin lagi.
Berikut ini beberapa informasi penting bagi yang ingin mengunjunginnya :

  • Pusat Penangkaran Buaya Teritip terletak sekitar 28 kilometer dari Balikpapan. Tepatnya di Jalan Mulawarman No. 6, Desa Teritip, Balikpapan, Kalimantan Timur 76118. Telepon: 0542-790568. 
  •  Di sini , terdapat lebih dari 1.450 ekor buaya. Buaya muara (Crocodylus porosus) dan dua spesies yang terancam punah yaitu buaya air tawar (Crocodylus siamensis) serta buaya supit (Tomistoma segellly).
  • Buaya-buaya ini dibesarkan di dalam puluhan kandang di lahan seluas 5 hektar. Kandang ini dikategorikan menjadi 4 jenis yaitu, kandang untuk anak buaya, kandang untuk menimbang berat badan buaya, kandang untuk buaya muda, dan kandang untuk buaya dewasa. Buaya memang hewan liar dan buas, di sini pengunjung melihat dari dekat dan juga bisa memberi makan dengan ikan dan ayam.
  • Setiap pengunjung harus membayar Rp10.000,00 per orang untuk bisa masuk.
  • Buka setiap hari Senin hingga Minggu pukul 8.00-17.00.
  • Kamu bisa mencoba sate buaya yang hanya tersedia di akhir pekan dan hari libur
  • Selain buaya, Anda juga bisa berkunjung ke kandang ular dan monyet. Dua ekor gajah lampung siap untuk mengantar dan menemani Anda berkeliling.
  • Kita bisa membeli berbagai suvenir dari kulit buaya atau yang bentuk buaya.
---
Samarinda yang merupakan ibu kota provinsi ini adalah tempat kuliahku dulu. Tapi sayang, karena kesibukan bekerja untuk membiayai kuliah dan kehidupan keras di kota yang super padat ini, aku tidak sempat ke desa pampang. Ingin sekali, tapi sampai saat ini belum terlaksana.

Ini dia keistimewaan Pampang :

   Suku Dayak Kenyah tinggal di daerah ini setelah bermigrasi tahun 1967 dari kampung halaman asli mereka di Apokayan, Kabupaten Malinau, Kalimantan Timur. Mereka meninggalkan desa untuk tinggal di dekat daerah perkotaan, sehingga mereka bisa mendapatkan pendidikan dan mudah untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka sehari-hari. Pampang adalah sebuah taman budaya yang menarik dimana Anda bisa memahami kehidupan suku Dayak Kenyah, Sebuah tarian. Acara ini dilakukan dalam Lamin atau rumah adat suku Dayak. Biasanya 8 tarian dilakukan dalam satu pertunjukan. Biaya masuk sebesar Rp 5.000,00 per orang. Murah kan? Tapi di daerah ini tidak ada warung makan, apalagi restoran. Sebaiknya jika berkunjung kita membawa sendiri
  Taman Budaya Pampang terletak di desa Pampang, Sungai Siring, Samarinda Utara kecamatan. Hanya sekitar 25 km dari Samarinda yang akan memakan waktu sekitar 30 sampai 45 menit. Jika Anda menggnakan kendaraan umum. Pertunjukan seni di Pampang hanya diadakan pada hari Minggu dari pukul 14:00 sampai 15:00. Dihari lain tidak ada yang istimewa..
  Selain pertunjukan akan ada berbagai jenis cinderamata lokal hasl tangan masyarakat Dayak Kentah. Jika ingin membeli sovenir ini, sebaiknya datang satu jam sebelum pertunjukan. Jika pertunjukan mulai, biasanya mereka akan menutup kios.  Setelah pertunjukan kita dapat berfoto dengan penari yang berpakaian tradisional.
---
Kamu pasti akan menyesal jika tidak ketempat ini.
Keindahan pulau-pulau yang ada di Berau tak diragukan lagi kawan. Kalian bisa ketik di google dan akan menemukan foto-foto pemandangan keren yang podting oleh orang-orang yang pernah berkunjung ke sana, mereka begitu menikmati indahnya alam Indonesia yang luar biasa kawan.

Melihat foto saja hanya membuat iri kawan. Jadi kamu pasti sama denganku yang sangat ingin menikmatinya keindahannya secara langsung.

Pulau maratua adalah salah satu dari empat pulau paling terkenal di kepulauan Derawan yang totalnya ada 31 pualau. Pualau yang berada dalam wilayah Kalimantan Timur ini terdapat potensi wisata bahari yang populer di dunia. Pulau yang luasnya 384, 36 km2 dan wilayah perairan yang lebih dari 3 ribu ini, terbentang alam tropis yang indah, juga ada hutan bakau, padang lamun. Selain itu garis pantai yang eksotis berpasir putih bersih juga menjadi daya tarik yang sangat menarik.

Garis pantai pulau ini merupakan salah satu lokasi bertelurnya penyu hijau yang paling besar di Indonesia. Di bawah lautnya tersimpan keanekaragaman hayati laut yang tinggi. Menurut info (aku juga belum pernah kesana), terdapat 21 titik penyelaman di sekitar pulau ini yang apabila terlihat di peta bentyuknya seperti huruf 'U' dengan posisi terbalik. Pulau Maratua terdiri dari beberapa pulau kecil. Pulau Maratua dihuni sekira 3.168 jiwa. 

---
Siapa sih yang gak mau liburan gratis, apa lagi pake New Daihatsu Terios keliling beberapa tempat keren. Lebih-lebih jika kamu baca blog-blog pemenang sebelumnya, kamu pasti akan iri banget. Kalau gak iri, pasti kamu gak normal. Aku iri banget, banget, bnagett. Makanya aku iseng-iseng ikutan lomba ini. Namanya juga usaha, hasil akhir biarlah nanti menjadi takdir, apa kah aku beruntung atau tidak.

---
Oia, kawan kalau mau baca betapa kerennya mobil ini dan betapa indahnya lama Indonesia dengan berbagai kekayaan budaya dan alamnya silahkan baca blog-blog kakak-kakak berikut ini :



Blog kak Fahmi : http://www.catperku.com/
Blog kak Barry   : http://www.alambudaya.com/
Blog kak Cumi (Heheh, namanya unik kan?)  :http://www.cumilebay.com/
Blog kak Haris : http://www.harrismaultravel.blogspot.com/
Blog kak  Wira : http://www.wiranurmansyah.com/terios-7-wonders-my-story

---
#Ikut #Lomba #Blog #Semoga #Menang #Ngarep #Bermimpi #Indah #Menikmati #Wisata #Keren #Gratis #PakaiMobil #Keren 

1 komentar:

Salam kenal. Semoga bermanfaat. Thanks atas kunjungan dan komentarnya.