Senin, 31 Maret 2014

Pulang

Kabut pagi masih tebal, dan embun masih setia menyejukkan dedaunan. Aku mengucek pelan mataku, dan menguap kecil. Kuseret pelan kakiku keluar kamar untuk menuruni tangga menuju kamar mandi.

Saat ini ada hal yang begitu menggagu pikiranku, cukup lama aku termenug, berdiri di pinggiran bak yang berisi air penuh. "Kasihan," Gumamku sedih.Tapi tak kubiarkan pikiraanku dihantui oleh rasa kasihan itu. Aku kembali ke kamar dan membereskan kembali barang-barangku. Satu, dua, tiga, dan seterusnya hingga aku menyebutkan angka belasan. Aduh, ternyata hartaku banyak juga. Harta milik pribadi selama aku menempuh pendidikan di universitas, sebagian besar merupakan buku yang sengaja kukoleksi, adapula yang kubeli karena bukunya kualitasnya baik tapi harganya murah atau diskon.

Aku sangat suka buku, aku bahkan ingin suatu saat aku bisa menulis buku dan bermanfaat untuk banyak orang. Oia, satu hal yang kurisaukan lagi, nanti di rumah kecil kami aku harus memutar otak agar buku-buku dan barang-barangku ini tidak mengganggu mereka (keluarga), tidak mempersempit ruangan rumah sederhana lagi, dan harus siap-siap jika nanti adikku yang banyak itu tak sengaja mengotori atau menyobek bagian buku. Ah, rumah kami yang lumayan luas dan dibangun dengan perjuangan telah dilahap si jago merah dua tahun lalu. Dan kini, kami masih terus berusaha bersabar dan juga menabung agar bisa membuat rumah yang sederhana namun bersih, rapi dan nyaman.

Hari ini aku akan berjanji pada diriku dan keluargaku. Hari baru akan dimulai, lembaran kehidupanku harus di perbarui, dan garis pada grafik perjalananku tak boleh menurun atau datar saja. Harus meningkat, meski hanya 0,0001%.
"AKU BERJANJI, INSYAALLAH SELALU ADA JALAN TERBAIK DAN SENYUMAN TERMANIS"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Salam kenal. Semoga bermanfaat. Thanks atas kunjungan dan komentarnya.