Rabu, 13 September 2017

GGD III apakah akan ada?

Hai pembaca blog Nurmi. Kali ini saya ingin berbagi informasi yang sebagian besar dari kalian para serjana muda nantikan, terutama bagi peserta SM3T yang telah menyelesaikan PPG.



di lansir dari Situsberbagi.com

Selamat malam sahabat situs berbagi. Kabar kembira bagi para Guru honorer yang ingin menjadi Guru Garis Depan (GGD) sebagai pintu masuk untuk menjadi PNS. Rekrutmen untuk tahun depan akan memprioritaskan guru honorer. Kuotanya pun diperkirakan mencapai 17 Ribu GGD yang akan direkrut. Hal tersebut disampaikan oleh Plt Dirjen GTK seperti dilansir dari JPNN.Com. Berikut informasi selengkapnya

Kemendikbud berencana merekrut 17 ribu GGD. Hal ini untuk memenuhi kekurang guru di wilayah terpencil, perbatasan, dan terisolir.

"Tahun depan kami tetap akan usulkan GGD. Cuma mungkin ada perubahan pola. Kan ada beberapa daerah usulkan agar guru yang penuhi syarat dan sudah lama mengabdi di daerah terpencil itu dimasukkan. Nah ini yang mungkin akan ada perubahan itu," kata Plt Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Hamid Muhammad usai pelepasan GGD di Jakarta, Selasa (12/9).

Dia menyebutkan, guru honorer yang sudah mengabdi di daerah 3T dan memenuhi syarat, mendapat prioritas. Syaratnya mereka harus berijazah S1 dan berusia maksimal 35 tahun.
Selain dari honorer, lulusan S1 umum juga diberikan peluang dengan lebih dulu merekrut mereka dan menjalani program pendidikan profesi guru (PPG) selama duasemester.

"Jadi harus sekolah PPG dulu, tanpa itu kan nggak bisa mengajar," ujarnya. Dia mengakui jumlah GGD yang akan direkrut tahun depan sangat banyak. Itu sebabnya tenaga yang direkrut berasal dari honorer maupun umum karena sulit mencari lulusan PPG.

"Ya kalau cari lulusan PPG itu nggak ada orangnya. Wong tahun kemarin saja kuota 7.000, yang kami dapat hanya 6.296 orang. Kemenristekdikti bilang tahun ini prgram PPG-nya sangat sedikit. Kalau kami syaratkan harus PPG ya nggak mungkin dan susah," tuturnya.

Solusinya, menurut Hamid, akan dibahas dengan Kemenristekdikti. Apakah pola rekrutmennya dari S1. Setelah diperoleh calon terbaik kemudian ditetapkan jadi GGD, baru jalani PPG. Begitu selesai PPG, GGD ini langsung ditempatkan ke lokasi pengabdian masing-masing.

"Jumlah 17 ribu ini masih belum final ya karena menunggu keputusan Menteri Keuangan. Kalau anggarannya ada dan disetujui, berarti tahun depan kuotanya segitu," tandasnya.

sumber : jpnn.com

Demikian informasi ini kami bagikan, semoga menjadi semangat bagi rekan-rekan guru honorer. Bahwa ada kesempatan untuk menjadi PNS melalui program Guru Garis Depan (GGD) yang kembali akan direkrut. Kuotanya diperkirakan 17 ribu dan memprioritaskan guru honorer S1 yang telah mengabdi lama. Semoga bermanfaat. Terima kasih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Salam kenal. Semoga bermanfaat. Thanks atas kunjungan dan komentarnya.