Jumat, 20 November 2015

Pendaftaran Ekspedisi NKRI yang pada awal 2016 akan dilakukan di Papua Barat

Jakarta - Kopassus kembali menggelar Ekspedisi NKRI yang pada awal 2016 akan dilakukan di Papua Barat. Korps baret merah pun mengajak serta mahasiswa yang berminat bergabung dalam ekspedisi tahunan ini. Kegiatan program ekspedisi akan mengajak seluruh komponen masyarakat, termasuk para ahli. Kegiatannya adalah meng-eksplore potensi alam yang kali ini sasarannya adalah seluruh wilayah di Papua Barat. 
"Kegiatan berupa penjelajahan, penelitian lintas keilmuan dan pengabdian masyarakat. Semua dari berbagai komponen," ungkap Kabagops ekspedisi Letkol Inf Rachmad PS dalam acara sosialisasi Ekspedisi NKRI Koridor Papua Barat 2016 di Balai Komando, Mako Kopassus, Cijantung, Jaktim, Selasa (3/11/2015).

Hadir dalam acara sosialisasi Danjen Kopassus Mayjen TNI Herindra, sejumlah komandan satuan seperti Dangrup 3 Kolonel Inf Richard Tampubolon, Dansat 81 Gultor Kopassus Kolonel Inf Thevi Zebua dan petinggi di jajaran korps baret merah. Selain itu sosialisasi juga dihadiri perwakilan perguruan tinggi, mahasiswa, perwakilan TNI/Polri, dan tenaga ahli. "Ekspedisi akan diikuti oleh 1.200 peserta dari pusat dan daerah. Baik dari TNI/Polri, tenaga ahli, mahasiswa, umum atau relawan, dan juga kementerian/lembaga/instansi," kata Rachmad. 

Tujuan dari ekspedisi adalah untuk mendata dan memetakan semua potensi SDA dan SDM, mendorong peningkatan kesejahteraan sosial, menumbuhkan rasa cinta Tanah Air dan meningkatkan pertahanan keamanan nasional. Tak hanya itu, program ini secara spesifik akan melakukan penelitian mengenai kehutanan, flora dan fauna, geologi, potensi becana, dan sosial budaya. "Termasuk membuka daerah terisolir, mendorong peningkatan kesejahteraan sosial serta kesadaran akan pertahanan dan keamanan wilayah. Selain penelitian peserta juga akan mengajar masyarakat," jelas Rachmad. 

Namun untuk bisa ikut dalam seleksi ini tidak bisa sembarangan. Kopassus akan melakukan seleksi bagi seluruh peserta. Pasalnya kegiatan ini memerlukan fisik dan psikologi yang bagus mengingat waktunya cukup lama dan area penjelajahan mulai dari gunung, hutan, hingga pantai. Secara keseluruhan kegiatan akan berlangsung selama kurang lebih 5 bulan. Untuk terjun ke lapangan diagendakan akan berlangsung selama 3,5 bulan untuk mengitari wilayah-wilayah di Papua Barat. "Untuk mahasiswa hanya boleh bagi mereka yang sudah akan melaksanakan skripsi. Harus ada surat rekomendasi dari kampus dan surat izin dari orangtua. Pendaftaran untuk wilayah Jabodetabek langsung ke Mako Kopassus, tapi yang di daerah di masing-masing kodam," tutur Rachmad. 

Kopassus juga membuka pendaftaran melalui situs online dan dapat diakses di www.ekspedisinkri.com dengan tanggal pendaftaran serta pengumpulan berkas mulai dari 5 November sampai 24 Desember 2015. Pengumuman seleksi administratif pada 25 Desember 2015. Bagi mereka yang lulus tahap ini, seleksi tahap 2 akan dilakukan pada 5 sampai 8 Januari 2016. Jika berhasil lolos untuk seleksi fisik, maka otomatis peserta akan ikut dalam ekspedisi. Namun sebelumnya peserta akan mendapat pembinaan di Pusdik Kopassus Batujajar mulai 10-27 Januari 2016. 

"Kita hanya bawa yang sehat. Gimana bisa nolong masyarakat kalau nggak bisa nolong diri sendiri. Minimal harus bisa renang, dan kita ada tes psikologis. Pelaksanaan mulai 1 Februari sampai 31 Mei 2016," tutur Rachmad. 

Selain mahasiswa, ekspedisi ini juga mengajak peserta dari umum atau relawan yang memiliki kompetensi dalam bidang kegiatan alam terbuka atau keterampilan lainnya. Seperti fotografi, sinematografi, SAR, komputer, media, dll. Sementara itu menurut Danjen Kopassus, Papua Barat dipilih sebagai lokasi ekspedisi pada 2016 untuk bergantian. Tahun lalu ekspedisi digelar di wilayah Bali dan Nusa Tenggara. 

"Emang ini kan agenda tahunan sejak 2011 dimulai dari Sumatera sampai Bali dan Nusa Tenggara tahun ini. Kita lakukan supaya kita bisa explore potensi yang ada di Indonesia," ucap Herindra di lokasi yang sama. "Ini kolaborasi antara TNI, mahasiswa dan komponen lain dengan harapan kita bisa tahu tentang Indonesia karena masih banyak wilayah Indonesia yang belum dieksplore. Tidak ada biaya untuk peserta baik pendaftaran maupun saat pelaksanaan. Berkas Pendaftaran, Tata Cara Pendaftar Peserta Eksp NKRI Pabar 2016.
rar - https://t.co/v9TvF3QOmc 

 Lets join!

2 komentar:

  1. Ouh, tadi salah komen post. Ini baru tentang ekspedisi.

    BalasHapus
  2. Heheh... iya salah komen. Makanya aku bingung.

    Sesuai info, akan di adakan di Papus Barat.

    BalasHapus

Salam kenal. Semoga bermanfaat. Thanks atas kunjungan dan komentarnya.